Bangko, Forumnusantaranews.com-
Semangat kebangsaan menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin. Jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin bersama DPRD menghadiri agenda tahunan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini digelar secara Khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin pada Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Merangin M. Rivaldi. Hadir Bupati M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat Merangin.
Selain mendengarkan amanat kenegaraan, agenda utama rapat juga mencakup Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.
Melalui layar besar, seluruh peserta menyimak dengan khidmat pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan dari Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintahannya yang telah berjalan selama 21 bulan atau 663 hari.
Selama kurun waktu itu, pemerintah telah menggulirkan 121 kebijakan transformatif untuk mengurai persoalan bangsa yang kompleks selama bertahun-tahun.
“Mandat yang kami terima adalah untuk menyelesaikan masalah, bukan mencari alasan,” tegas Presiden dengan nada mantap.
Presiden menekankan prioritas utama Kabinet saat ini adalah menjaga kepentingan inti nasional dan mengelola kekayaan alam sepenuhnya demi kemakmuran rakyat serta generasi penerus.
Empat capaian keberjasilan Strategis Pemerintah yang Disorot Dalam Pidato Kenegaraan:
Swasembada 8 Komoditas Pangan Di tengah ancaman krisis global dan El Nino, Indonesia berhasil mewujudkan swasembada beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Ketahanan pangan nasional dinilai semakin kokoh.
Reformasi Pupuk Nasional Pemerintah memangkas 145 regulasi rumit dalam penyaluran pupuk. Dampaknya, harga pupuk turun 20%- pertama kali dalam sejarah RI – sementara ketersediaan di lapangan justru meningkat. Laba PT Pupuk Indonesia melesat 252,8%.
Kemandirian Energi B50 Tonggak sejarah energi. Per 1 Juli 2026, Indonesia resmi menyelesaikan impor solar berkat produksi diesel B50 berbahan dasar kelapa sawit. Kebijakan ini menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun atau setara 9,5 miliar dolar AS.
Efisiensi dan Produktivitas Lembaga Negara Di bidang legislasi, DPR mengesahkan 13 RUU termasuk UU Perlindungan PRT. DPD berhasil menyerap lebih dari 10 juta aspirasi masyarakat. Sementara Mahkamah Konstitusi mencatat produktivitas penyelesaian perkara mencapai 99,54%.
Presiden menutup pidatonya dengan mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu.
“Pembangunan bangsa merupakan kerja kolektif antara pemerintah pusat, daerah, seluruh lembaga negara, dan masyarakat luas agar makna kemerdekaan dapat dirasakan secara nyata menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ucapnya.
Bupati M. Syukur usai rapat menyatakan Pemkab Merangin siap menindaklanjuti arahan Presiden.
“Poin-poin strategis seperti swasembada pangan, energi dan efisiensi ini akan kami dorong lewat program di Merangin. Kita sambut HUT RI dengan kerja nyata untuk rakyat,” ujarnya.(*)
Penuh Khidmat, Pemkap dan DPRD Merangin Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di HUT RI ke-81



















