Perkuat Pelayanan Umat, Keuskupan Bandung Evaluasi Pemutakhiran Data SIMU 2026

Daerah92 Dilihat
Foto: Pertemuan Evaluasi Penggunaan SIMU di Keuskupan Bandung.

forumnusantaranews.com– Keuskupan Bandung terus memperkuat pelayanan pastoral melalui pemutakhiran data umat berbasis digital. Upaya ini dibahas dalam Pertemuan Pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Komunitas Kategorial Keuskupan Bandung pada 17–18 Oktober 2026, yang diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai paroki.

Salah satu agenda utama pertemuan tersebut adalah evaluasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen Umat (SIMU) sebagai sarana untuk mengenali kondisi umat, memahami kebutuhan mereka, serta menyusun program pelayanan yang lebih tepat sasaran.

SIMU membantu paroki mengelola data keluarga dan individu umat, mulai dari identitas, penerimaan sakramen, pendidikan, pekerjaan, hingga keterlibatan dalam kehidupan menggereja. Data yang akurat diharapkan dapat mendukung pelayanan administrasi sekaligus menjadi dasar perencanaan karya pastoral.

Pertemuan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Sekretaris Uskup Keuskupan Bandung, Pst. Fransiskus Samong, O.S.C. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi penggunaan SIMU dan workshop mengenai fitur terbaru tahun 2026, termasuk aktivasi umat melalui barcode serta akun khusus bagi Sekretaris DPP untuk mendukung pengolahan data pastoral.

Dalam pembahasan tersebut, peserta juga menyoroti pentingnya validasi dan pembaruan data secara berkala. Meski target pengkinian data ditetapkan pada 30 Juni 2026, evaluasi tetap diperlukan untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan data di setiap paroki.

Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada keterlibatan pengurus paroki, sekretariat, ketua wilayah, ketua lingkungan, serta umat. Kerja sama seluruh pihak menjadi kunci agar data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi nyata.

Upaya tersebut sejalan dengan Fokus Pastoral Keuskupan Bandung 2026–2030, yakni “Berjalan Bersama Sehati Sejiwa Menjadi Gereja yang Relevan, Berdaya, dan Misioner.”

Melalui SIMU yang dikelola dengan baik, Gereja diharapkan semakin dekat dengan umat, mampu memahami kebutuhan mereka, dan menghadirkan pelayanan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, data bukan sekadar angka dan catatan administrasi. Di balik setiap data, ada pribadi, keluarga, dan kehidupan umat yang perlu dikenal, diperhatikan, serta dilayani dengan sepenuh hati.

Berjalan Bersama, Melayani dengan Hati, Bertumbuh dalam Iman dan Persaudaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *