Raup Omzet Hingga Empat Milyar Rupiah

 Sumenep FN:

Empat milyar terkantongi menggagas simpan pinjam dari jumlah juta meraup milyaran rupiah. Teguh disiplin kerja penuh istiqomah gagasan yang selalu keluar dari lisan sebagai wejangan  membuat arah masa depan klainnya tambah optimis, kerja keras hingga memiliki anggota sebanyak 65 orang.

Simpan pinjam sisa PNPM , setelah dihapus oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa tahun silam, justeru SPP (Simpan Pinjam) diteruskan di setiap area pusat kecamatan sebagai wadah pemberian layanan bagi masyarakat punya usaha kecil di desa desa.

Tindak lanjut SPP diteruskan oleh pengurus   UPK di masing masing kecamatan dengan juknis dan management jelas. Sehingga darinya kian tahun makin membengkak memiliki  omzet yang cukup besar, umpama di Kec. Batuan telah mengantongi omzet empat milyar rupiah lebih.

” Awalnya dikit, sekitar ratusan juta rupiah dan Alhamdulillah saat ini telah memiliki omzet empat milyar lebih.” Ujar Ahmadi, koordinator UPK Kecamatan Batuan saat diwawancarai usai pemberian kenangan bagi setiap nasabah   Ahad (7/2)  tegas terinci.

Kian pengurus SPP di kecamatan tersebut tekun membawa tugas mulianya. Menambah klain atau anggota terus dilakukan setiap hari yang akhirnya memiliki nasabah tetap, hingga 65 orang.

Lain peminjam asongan, peminjam kadang menjadi anggota dan kadang tidak,  justeru membuat  nilai tambah yang amat besar.

” Peminjam asongan yang banyak jumlahnya, secara tidak disadari justeru peminjam asongan yang banyak menambah  omzit kami.” Tambah Ahmadi mengingat ingat .

SPP Kec. Batuan terus akan berusaha lebih baik membangun trik trik untuk menambah omzidnya perbulan dengan kalkulasi pertahunnya kian membengkak.

Realita dari SPP tersebut semua para peminjam rata rata makin meningkat.

“Mudah mudahan bermanfaat bagi para pengusaha kecil sehingga hasil usahanya bisa jadi penambah ringan ekonomi rumah tangga.” Pungkas kata dia, di akhir perbincangan. (Sim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *