Sarolangun, Forumnusantaranews.com-
Terbatasnya biaya dan jauhnya akses ke fasilitas kesehatan masih jadi kendala warga di pedesaan. Untuk menjawab itu, 600 warga di Kecamatan Pauh dan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun mendapatkan layanan kesehatan dan pengobatan gratis selama dua hari, 31 Juli – 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT Bahana Karya Semesta (BKS) dan PT Primatama Kreasimas (PKM), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Tak hanya pemeriksaan umum, warga juga mendapat penanganan khusus. Termasuk skrining dan rujukan operasi katarak serta bibir sumbing bagi yang membutuhkan.
“Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat di sekitar wilayah operasional bisa mendapat layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya dan jarak,” ujar Fahrizal, Regional Controller Jambi 2 Sinar Mas Agribusiness and Food.
Selama kegiatan, warga mendapat pemeriksaan kesehatan umum dan pengobatan penyakit seperti demam, batuk, pilek, diare, diabetes, hingga hipertensi.
Sebanyak 6 dokter dari Tzu Chi, perusahaan, dan puskesmas setempat diterjunkan langsung. Mereka juga melakukan skrining untuk pasien yang perlu tindakan lanjutan.
Ahmad Mawaddah, Camat Pauh mewakili masyarakat mengaku sangat terbantu. Terutama para lansia. “Banyak warga kami yang sudah lama ingin periksa tapi terkendala biaya. Ada juga yang butuh operasi katarak dan bibir sumbing. Kami berharap program seperti ini terus ada,” katanya.
Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya program ini jadi contoh baik sinergi dunia usaha dan pemerintah.
“Program ini manfaatnya nyata dan dirasakan langsung masyarakat. Ini sinergi positif antara perusahaan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Dedi Tualeka, Production Controller Jambi Sinar Mas menambahkan, kesehatan adalah fondasi agar masyarakat tetap produktif. “Kami mengapresiasi para dokter, tenaga medis, dan relawan Tzu Chi yang sudah membantu menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.
PT BKS dan PT PKM menegaskan akan terus menghadirkan program berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(Tim)
Terbatasnya biaya dan jauhnya akses ke fasilitas kesehatan masih jadi kendala warga di pedesaan. Untuk menjawab itu, 600 warga di Kecamatan Pauh dan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun mendapatkan layanan kesehatan dan pengobatan gratis selama dua hari, 31 Juli – 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT Bahana Karya Semesta (BKS) dan PT Primatama Kreasimas (PKM), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Tak hanya pemeriksaan umum, warga juga mendapat penanganan khusus. Termasuk skrining dan rujukan operasi katarak serta bibir sumbing bagi yang membutuhkan.
“Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat di sekitar wilayah operasional bisa mendapat layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya dan jarak,” ujar Fahrizal, Regional Controller Jambi 2 Sinar Mas Agribusiness and Food.
Selama kegiatan, warga mendapat pemeriksaan kesehatan umum dan pengobatan penyakit seperti demam, batuk, pilek, diare, diabetes, hingga hipertensi.
Sebanyak 6 dokter dari Tzu Chi, perusahaan, dan puskesmas setempat diterjunkan langsung. Mereka juga melakukan skrining untuk pasien yang perlu tindakan lanjutan.
Ahmad Mawaddah, Camat Pauh mewakili masyarakat mengaku sangat terbantu. Terutama para lansia. “Banyak warga kami yang sudah lama ingin periksa tapi terkendala biaya. Ada juga yang butuh operasi katarak dan bibir sumbing. Kami berharap program seperti ini terus ada,” katanya.
Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya program ini jadi contoh baik sinergi dunia usaha dan pemerintah.
“Program ini manfaatnya nyata dan dirasakan langsung masyarakat. Ini sinergi positif antara perusahaan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Dedi Tualeka, Production Controller Jambi Sinar Mas menambahkan, kesehatan adalah fondasi agar masyarakat tetap produktif. “Kami mengapresiasi para dokter, tenaga medis, dan relawan Tzu Chi yang sudah membantu menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.
PT BKS dan PT PKM menegaskan akan terus menghadirkan program berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(Tim)


Tinggalkan Balasan