Inovasi Teknologi Informasi yang Dihasilkan Doktor Baru FTI UKSW
Beberapa inovasi teknologi informasi kini hadir dari para doktor baru Program Studi Doktor Ilmu Komputer Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Inovasi tersebut mencakup sistem deteksi serangan siber, prediksi performa atlet berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem rekomendasi objek wisata, hingga metode penilaian teks pendidikan. Keempat riset ini dihadirkan untuk menjawab tantangan di era digital sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan teknologi di Indonesia.
Para doktor baru UKSW adalah Agni Isador Harsapranata, Anugerah Widi, Danny Sebastian, dan Tukino. Mereka merupakan dosen aktif di institusi masing-masing yang kini membawa kebaruan riset di bidang teknologi informasi guna menjawab tantangan era digital secara aplikatif dan solutif.
Sistem Deteksi Serangan Siber
Agni Isador Harsapranata, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), berhasil meraih gelar doktor dengan disertasinya berjudul “Deteksi Intrusi: Seleksi Fitur Boruta dan Klasterisasi Outlier Semi-Supervised dengan Evaluasi Multi-Dataset”. Riset ini berfokus pada ranah keamanan siber. Ia mengembangkan kerangka kerja preprocessing berbasis machine learning yang mengkombinasikan seleksi fitur Boruta dengan reduksi outlier semi-supervised. Temuan ini terbukti mampu meningkatkan tingkat akurasi, adaptabilitas, serta keandalan sistem deteksi intrusi siber dalam mengidentifikasi serangan baru di berbagai kondisi jaringan yang dinamis.
Prediksi Performa Atlet Berbasis Kecerdasan Buatan
Di bidang ilmu keolahragaan, Anugerah Widi, dosen Universitas Multi Data Palembang (MDP), memberikan kontribusi melalui penelitiannya bertajuk “Model Prediksi Performa Atlet Renang Menggunakan Pendekatan Design Thinking dan Algoritma Decision Tree”. Ia memperkenalkan kerangka kerja inovatif bernama Algorithmic-Enhanced Design Thinking (AEDT). Pendekatan mutakhir ini mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan metodologi kepelatihan tradisional.
Sistem Rekomendasi Objek Wisata
Danny Sebastian, dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), menyumbangkan inovasi teknologi untuk sektor pariwisata melalui riset berjudul “Integrasi Personal Preference dan Online Opinion untuk Sistem Rekomendasi Objek Wisata”. Ia merancang sistem rekomendasi destinasi berbasis kecerdasan buatan. Dengan menyatukan opini publik di jagat daring serta preferensi personal masing-masing pelancong, sistem ini mampu melakukan penyaringan informasi wisata secara objektif, personal, dan relevan sesuai karakteristik unik penggunanya.
Metode Penilaian Teks Pendidikan
Sementara itu, Tukino, dosen Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, melalui disertasinya yang berjudul “HyEWCos: A Comparative Study of Hybrid Embedding and Weighting Techniques for Text Similarity in Short Subjective Educational Text”, mengembangkan metode hybrid yang memadukan representasi semantik dan pembobotan leksikal. Metode ini dirancang untuk mengukur kemiripan teks antara Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan deskripsi asesmen secara akurat, sehingga menyelaraskan penilaian otomatis dengan perspektif subjektif asesor pendidikan. Penelitian ini terpublikasi pada jurnal Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI).
Kontribusi dan Standar Akademik
Empat doktor baru ini menjadikan total lulusan Program Studi Doktor Ilmu Komputer menjadi 21 orang. Prof Danny Manongga, Dekan FTI UKSW, menekankan bahwa pada strata doktoral, FTI UKSW menerapkan standar akademik yang tinggi, terutama kewajiban publikasi ilmiah di jurnal internasional guna melahirkan lulusan yang siap bersaing global. Ia berharap lulusan doktoral FTI dapat menjadi profesor dan akademisi yang memberi kontribusi besar bagi pengembangan ilmu dan institusi masing-masing.


















