SMA 3 Gorontalo Ukir Prestasi Nasional, Tarisyah Aulia Monoarfa Raih Medali Emas Pada FL2SN

Silahkan bisa Share di :

 

 

 

 

GORONTALO FN News – SMA Negeri 3 Gorontalo berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional, setelah Tarisyah Aulia Monoarfa menyabet medali emas pada kategori Tarian Kreasi pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) Tahun 2020.

“Alhamdulillah diajang FL2SN untuk jenis tarian, salah satu siswa kami meraih medali emas atau juara 1,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Gorontalo, Dr. Syaiful Kadir, M.Pd., Jumat (16/10/2020).

 

Ia menyampaikan, pada ajang tersebut selain menjadi juara 1 pada jenis tarian, untuk lomba lainnya mampu mengukir prestasi, yakni peringkat 7 pada baca puisi, serta pada lomba vokalia, komik dan poster berhasil masuk final

 

Dijelaskan, SMA Negeri 3 Gorontalo mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang tersebut setelah berhasil menjadi juara umum di tingkat Provinsi.

 

“Sebelumnya ditingkat Kota Gorontalo kami juara umum dengan Raihan 7 medali dan tingkat provinsi mampu menyabet 5 medali dari 11 medali, sehingga mewakili dan membawa Provinsi Gorontalo ke tingkat nasional,” sambungnya.

 

Syaiful menerangkan, Tarisyah Aulia Monoarfa yang merupakan siswa kelas 12 dari jurusan MIPA memang memiliki bakat penari karena datang dari keluarga yang berlatar belakang penari.

 

“Ayahnya yakni Roni Monorfa juga seorang penari yang bakatnya juga menurun dari ayah (kakek),” ujarnya.

 

Sebenarnya lanjut Syaiful, Tarisyah ditahun 2019 kemarin juga mengikuti pada ajang yang sama, namun di tingkat provinsi hanya bisa berada pada peringkat dua. Namun syukur Alhamdulillah, berkat kerja keras dan latihan yang rutin, ditahun 2020 bisa merebut juara satu sehingga mewakili provinsi Gorontalo ke tingkat nasional.

 

Diterangkan, berbeda dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini masih dimasa pandemic covid-19, maka lomba di gelar secara daring atau online.

 

“Penampilan Tarisyah kita videokan dengan latar yang telah ditentukan oleh dewan juri dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

 

Atas prestasi ini, Tarisyah Aulia Monoarfa berhasil memperoleh hadiah berupa beasiswa dari Kemendikbud RI serta jalan-jalan ke Malaysia.

 

Syaiful berharap dengan prestasi yang telah diperoleh agar dapat terus dipertahankan sehingga ditahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi dari Provinsi Goronto yang mampu meraih juara pada ajang ini.

 

Lebih lanjut dikatakan, apa yang diraih saat ini tidak terlepas dari peran dan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam hal Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

 

“Terutama bapak Kepala Dinas Dikbudpora yang telah memotivasi kami para kepala sekolah untuk terus berprestasi baik akademik maupun non-akademik,” imbuhnya.

 

Motivasi tersebut jelas Syaful terkait program dari Dikbudpora yakni Pobuade yakni membuka wawasan siswa agar mampu bersaing tidak saja akademik tapi juga non-akademik.

 

“Pak kadis berharap lewat program Pobuade, maksimal dari setiap sekolah ada 10 siswa yang bisa melanjutkan studi atau kuliah di perguruan tinggi terkenal, seperti di Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan perguruan tinggi ternama lainnya,” tutupnya.

Silahkan bisa Share di :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *