Tanjab Timur Dapat Alokasi Terbesar Inpres Jalan Daerah Rp90miliar, Bupati Dillah: Ini Harapan Masyarakat

Daerah76 Dilihat

Tanjung Jabung Timur, Forumnusantaranews.com-

Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) diproyeksikan mendapat
alokasi terbesar di Provinsi Jambi melalui skema Inpres Jalan Daerah tahun
2026 dengan nilai sekitar Rp90miliar. Hal itu disampaikan Anggota Komisi V
DPR RI Edi Purwanto Minggu (13/9/2026) sebagai bentuk dukungan pemerintah
pusat untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Edi Purwanto menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kegigihan Bupati
Tanjab Timur Dillah Hikmah Sari yang terus mengawal pembangunan.

“Bupati agak cerewet tanya terus. Tidak apa-apa bagi kita,” ujar Edi.
“Cerewet” yang dimaksud Edi adalah dalam konteks positif, yakni gigih
memperjuangkan kebutuhan daerah agar segera terealisasi.

Program Inpres Jalan Daerah ini mencakup dua ruas jalan di Kecamatan Rantau
Rasau dan Muara Sabak Timur dengan total panjang sekitar 9-10 kilometer.

Untuk jadwal, proses desain dan tender ditargetkan September 2026,
sementara pekerjaan fisik ditargetkan mulai Oktober 2026.

Edi menegaskan pembangunan tidak hanya mengejar cepat selesai. “Harus
mengutamakan kualitas dan ketahanan jalan, mengingat karakter wilayah
Tanjab Timur yang didominasi lahan gambut,” tegasnya.

Selain jalan, sejumlah program lain juga masuk ke Tanjab Timur seperti
sanitasi, penanganan kawasan kumuh, Pamsimas, bedah rumah, DAK, dan program
pemukiman. Secara keseluruhan, dukungan berbagai program infrastruktur
tahun ini disebut mendekati Rp100 miliar.

Bupati Dillah Hikmah Sari menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat
dan Edi Purwanto atas dukungan serta perjuangan untuk Tanjung Jabung Timur.

“Karena bagi masyarakat, Rp90 miliar bukan sekadar angka. Ini adalah
harapan akan jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian yang lebih
lancar, konektivitas yang semakin kuat, dan peluang ekonomi yang semakin
terbuka,” ujar Bupati Dillah.

Dengan adanya alokasi besar ini, Pemkab Tanjab Timur optimis konektivitas
antar wilayah dan pusat ekonomi dapat semakin meningkat, sehingga berdampak
langsung pada kesejahteraan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *