Y-APK, LBH NVNJ, dan BPPI Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan SMA Bawakaraeng, Siapkan Beasiswa untuk 10 Siswa

Daerah31 Dilihat

MAKASSAR — forumnusantaranews.com
Komitmen memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu terus mendapat perhatian berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Yayasan Aksi Peduli Kemanusiaan (Y-APK), Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice (LBH NVNJ), dan LSM Barisan Patriot Peduli Indonesia (BPPI) DPW Sulawesi Selatan menjajaki kerja sama strategis dengan SMA Bawakaraeng Makassar, Jumat (30/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi lintas lembaga dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak kurang mampu, santri tahfidz, anak yatim piatu, anak panti asuhan, hingga anak-anak yang mengalami putus sekolah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Y-APK, Hj. Dwiana Pamuji Astutik, S.M., S.H., menyampaikan rencana pemberian beasiswa kepada 10 siswa SMA Bawakaraeng Makassar. Selain itu, Y-APK juga menawarkan kemitraan berkelanjutan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak sekolah.

“Kami menawarkan beasiswa untuk 10 siswa dan selanjutnya akan membangun kerja sama melalui MoU. Y-APK juga ingin menjadi wadah bagi anak-anak putus sekolah, santri tahfidz, dan anak-anak panti asuhan agar mereka mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di SMA Bawakaraeng,” ungkap Hj. Dwiana kepada media.

Diketahui, SMA Bawakaraeng Makassar memiliki program pendidikan gratis hingga tuntas bagi santri tahfidz dan anak-anak panti asuhan. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian lembaga pendidikan dalam memberikan kesempatan belajar kepada kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari LSM BPPI DPW Sulawesi Selatan. Sekretaris LSM BPPI DPW Sulawesi Selatan, Harrey Kiswah, S.H., C.LA., menyampaikan apresiasi sekaligus komitmennya untuk mendukung dan menyosialisasikan program tersebut kepada sejumlah pondok tahfidz dan lembaga sosial di Sulawesi Selatan.

“Program sekolah gratis bagi santri tahfidz dan anak-anak panti asuhan ini sangat baik. Kami menyambut positif dan siap mendukung. Insyaallah, ke depannya kami akan membangun sinergi dengan beberapa pondok tahfidz di Sulawesi Selatan agar semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Jenderal LBH NVNJ, Jufri Tutu, S.H., M.H., C.LA. Menurutnya, program pendidikan gratis tersebut merupakan langkah strategis yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi, khususnya dalam membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat diperlukan untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan lembaga pendidikan yang memiliki kepedulian sosial.

“Kami sangat mengapresiasi program pendidikan yang dijalankan SMA Bawakaraeng Makassar. Pendidikan merupakan hak setiap anak dan tidak seharusnya terhalang hanya karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, LBH NVNJ siap mengawal dan membangun sinergi bersama Y-APK serta LSM BPPI untuk mendukung keberlanjutan program ini,” ungkap Jufri.

Sementara itu, Kepala SMA Bawakaraeng Makassar, Andi Zulkarnain, S.H., M.H., menyambut baik kunjungan dan inisiatif kerja sama yang ditawarkan ketiga lembaga tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai bentuk kemitraan, mekanisme pelaksanaan program, serta teknis penyaluran beasiswa akan dibicarakan dalam pertemuan selanjutnya.

Melalui penjajakan kerja sama ini, Y-APK, LBH NVNJ, dan LSM BPPI DPW Sulawesi Selatan berharap dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan SMA Bawakaraeng Makassar.

Sinergi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kesepakatan formal antarlembaga, tetapi mampu diwujudkan dalam aksi nyata untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Lebih jauh, kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan sosial bersama dalam mencegah meningkatnya angka putus sekolah, melahirkan generasi muda yang berpendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *