37 Tahun Gelap Gulita Berakhir, 86 KK di Rantau Palimbang Merangin Akhirnya Dialiri Listrik

Daerah22 Dilihat

Bangko, Forumnusantaranews.com-
Setelah menanti selama 37 tahun dalam kegelapan, 86 Kepala Keluarga (KK) warga RT 08 Dusun Rantau Palimbang, Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir akan segera menikmati aliran listrik.
Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin H. M. Syukur di sela-sela menerima tamu di rumah dinasnya, Rabu malam (02/9/2026).
“Malam ini sudah tiba di RT 08 Rantau Palimbang sebanyak tiga mobil truk pengangkut tiang listrik dari Palembang. Besok akan tiba dua mobil truk lagi membawa tiang-tiang listrik,” ujar Bupati.
Tiang-tiang listrik itu lanjut Bupati, akan secepatnya didirikan dan dipasang kabel, sehingga rumah-rumah warga di RT 08 akan segera terang benderang.
Terpisah, Kades Rantau Limau Manis Aswani menyampaikan terima kasih kepada Bupati Merangin, PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Camat Tabir Ilir, BPD dan seluruh pihak yang telah berjuang.
“Terimakasih sekali Pak Bupati dan pihak PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Pak Camat Tabir Ilir, BPD dan seluruh pihak serta masyarakat yang telah berpartisipasi memperjuangkan semua ini,” ujar Kades.
Aliran listrik tersebut tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga SD Negeri 313, satu unit PAUD, Madrasah, Mushola, Rumah Singgah Hutan Adat Kuto Hayo dan Pendopo di Pemakaman Umum.
Aliran listrik ke RT 08 akan diambil dari gardu di RT 09 dusun yang sama. Panjang jaringan sekitar tiga kilometer dengan 45 tiang listrik.
RT 08 Dusun Rantau Palimbang berbatasan dengan Desa Sumber Mulyo, Unit 5 eks transmigrasi Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo. ” Jadi dari RT 08 itu, sekitar enam kilo meter lagi sudah sampai ke Kabupaten Bungo,” jelas Kades.
Kadus Rantau Palimbang Haris sambil menahan tangis melakukan sujud syukur. “Terimakasih Pak Bupati,” ujarnya lirih.
Hal sama juga dirasakan Ketua RT 08 Madi dan Sahrul anggota Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) Rantau Limau Manis yang sampai meneteskan air mata kegembiraan.
Warga RT 08 menyambut gembira. Anak-anak mereka tidak lagi belajar dan mengaji dalam gelap pada malam hari, serta bisa mendapatkan informasi dari perangkat elektronik dengan cepat.(*/Nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *