Aktivitas Bela Diri di Pati Tetap Berjalan Selama Liburan Sekolah
Di tengah liburan sekolah yang biasanya menjadi waktu untuk beristirahat, banyak anak-anak di Kabupaten Pati memilih mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Di Sasana Tarung Derajat Pati, Jalan Pemuda, Dukuh Baran, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati, suasana terasa lebih riuh dibanding biasanya. Banyak puluhan anak tampak antusias mengikuti latihan bela diri selama masa liburan.
Jadwal Latihan Tetap Terjaga
Meski liburan sekolah telah dimulai, aktivitas latihan di sasana ini tetap berjalan normal. Tidak ada perubahan jadwal, baik untuk kelas reguler maupun kelas atlet yang sedang bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Menurut Head Coach Tarung Derajat Pati, Subagja, latihan kelas umum dilakukan tiga kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Waktu pelaksanaannya mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Sementara itu, kelas atlet memiliki jadwal yang lebih padat, yaitu setiap hari untuk meningkatkan intensitas persiapan mereka.
Program untuk Anak Usia Dini
Sasana ini juga terbuka bagi anak usia dini. Saat ini, peserta termuda yang ikut latihan berusia empat hingga lima tahun. Materi latihan disesuaikan dengan kemampuan mereka, seperti latihan fisik ringan dan pengenalan dasar-dasar bela diri. Langkah ini dinilai efektif dalam memberikan kegiatan positif bagi anak-anak, alih-alih hanya menghabiskan waktu dengan bermain gawai di rumah.
Antusiasme dari Anak-anak
Salah satu contoh antusiasme yang terlihat adalah dari Sabia, seorang siswi SDN Kutoharjo 03. Bocah yang akan masuk kelas 2 pada tahun ajaran baru ini sangat menikmati latihan di sasana selama liburan. Ia mengaku lebih senang mengikuti latihan daripada hanya bermain HP di rumah.
“Seru sekali bisa latihan bareng teman-teman di sini selama libur sekolah. Daripada di rumah bosan cuma main HP, mending ikut latihan biar badan sehat dan tambah kuat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Semangat Mengisi Waktu Luang
Meskipun harus bersusah payah mengikuti gerakan dasar kuda-kuda dan pukulan di bawah bimbingan pelatih, Sabia dan puluhan anak lainnya tetap menunjukkan antusiasme tinggi hingga latihan selesai. Mereka tidak hanya menjadikan latihan sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga kebugaran dan membangun semangat kompetitif.
Aktivitas ini menunjukkan bahwa banyak anak-anak di Pati tidak ingin menyia-nyiakan waktu liburan dengan hanya bermain atau bersantai. Sebaliknya, mereka memilih untuk aktif dan berkembang melalui olahraga. Dengan begitu, tidak hanya kesehatan fisik yang terjaga, tetapi juga jiwa sportivitas dan ketekunan dapat dikembangkan sejak dini.
Tinggalkan Balasan