Bus PO Bintang Utara Diserang Batu, Dua Sopir Dikeroyok 15 Orang

Peristiwa Brutal di Jalan Lintas Sumatera: Bus PO Bintang Utara Dipegang dan Dikeroyok

Peristiwa yang mengejutkan terjadi di wilayah Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Sebuah bus PO Bintang Utara dicegat oleh sejumlah orang tak dikenal yang kemudian melemparkan batu ke kaca kendaraan. Selain itu, dua sopir bus tersebut juga dikeroyok secara brutal oleh 15 orang hingga babak belur.

Lokasi dan Waktu Kejadian

Peristiwa ini berlangsung di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Bandar Durian, Aek Natas, kabupaten Labuhanbatu Utara. Insiden terjadi pada tanggal 6 Juli 2026 pukul 22.30 WIB. Bus PO Bintang Utara dengan nomor polisi BK 7081 DQ sedang melintasi jalur tersebut dalam perjalanan dari Medan menuju Dumai.

Menurut informasi yang diperoleh, awalnya kendaraan tersebut tiba-tiba diberhentikan oleh sekitar lima orang tak dikenal. Sopir bus bernama Julianto Sinaga mencoba memahami situasi, tetapi justru dituduh menunjuk ke arah salah satu anggota kelompok tersebut.

Penyerangan Awal

Saat Julianto turun dari bus, ia sempat membantah tuduhan tersebut. Namun, dua orang dari kelompok tersebut langsung menyerangnya. Akibat serangan tersebut, Julianto mengalami luka lecet di hidung, pipi sebelah kanan, bahu kanan dan kiri, serta kening sebelah kanan.

Setelah kejadian pertama, bus kembali melanjutkan perjalanan. Namun, hanya sekitar 500 meter dari lokasi awal, bus kembali diberhentikan oleh sepuluh orang. Mereka langsung mengeroyok Julianto kembali. Pada saat itu, sopir cadangan bernama Robin Josper mencoba melerai perkelahian, tetapi akhirnya juga ikut dikeroyok.

Serangan Berikutnya

Selama pengeroyokan, Robin mengalami luka lecet pada kakinya akibat lemparan batu dari pelaku. Bahkan, sebelum bus meninggalkan lokasi, para pelaku kembali melempari kendaraan menggunakan batu hingga kaca samping sebelah kiri pecah.

Tindakan Polisi

Setelah kejadian tersebut, Julianto melaporkan insiden ini ke Polsek Aek Natas. Petugas kepolisian telah melakukan pengumpulan barang bukti dan mencari identitas pelaku. Saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan.

Polsek Aek Natas menjelaskan bahwa mereka telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian dan akan terus melaksanakan penyelidikan serta proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Reaksi dan Komentar

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengemudi dan penumpang bus. Beberapa pihak menyatakan kekecewaan terhadap tindakan yang dilakukan oleh kelompok tak dikenal tersebut. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan aparat dapat segera menangani kasus ini dengan cepat dan tegas.

Kesimpulan

Peristiwa brutal yang menimpa dua sopir bus PO Bintang Utara menjadi peringatan penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Dengan adanya tindakan tegas dari pihak berwajib, diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir dan mencegah terjadinya ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *