Muaro Jambi, Forumnusantaranews.com-
Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Kodim 0415/Jambi, Selasa (1/9/2026).
Rakor ini dihadiri unsur Forkopimda Kajari Muaro Jambi Karya Graham Hutagaol, S.H. M.Hum, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf. Putra Negara, S.H., M.Han., Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Normansyah, S.H., S.I.K., M.H., Kepala OPD terkait, hingga perwakilan perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Muaro Jambi.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya menyatukan langkah antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan dunia usaha untuk menekan potensi Karhutla.
“Pemerintah telah melakukan penguatan regulasi dan penegakan hukum, restorasi lahan gambut, pengembangan sistem deteksi dini berbasis satelit, patroli terpadu, serta pemberdayaan Masyarakat Peduli Api di desa rawan,” ujar Bupati.
Bupati meminta perusahaan perkebunan meningkatkan koordinasi dan memberikan dukungan nyata kepada Satgas Karhutla Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam rakor tersebut disepakati pembentukan Tim Satgas Karhutla dengan sistem klaster kecamatan yang melibatkan perusahaan kelapa sawit.
“Alhamdulillah, hari ini kembali dilaksanakan rapat Karhutla dan hasilnya kita membentuk Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari perusahaan kelapa sawit dengan sistem klaster kecamatan. Semoga dengan dibentuknya sistem klaster Satgas perusahaan kelapa sawit ini, Muaro Jambi bisa terbebas dari Karhutla,” lanjutnya.
Bupati menekankan pencegahan harus jadi prioritas utama. Setiap perusahaan wajib memiliki SOP pencegahan Karhutla, tim siaga api internal, serta sarana dan prasarana yang memadai.
Saat terjadi kebakaran, perusahaan juga diharapkan ikut membantu dengan menurunkan regu pemadam, alat berat, pompa air, dan logistik.
Bupati juga mengingatkan adanya sanksi tegas bagi pelaku pembakaran lahan sesuai UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
“Pemerintah tidak akan ragu menindak perusahaan yang lalai menjalankan kewajiban,” tegasnya.
Ia optimis, dengan sinergi semua pihak, Kabupaten Muaro Jambi dapat bebas dari Karhutla dan lingkungan tetap terjaga.(*/Tat)
Bupati Muaro Jambi Pimpin Rakor Karhutla Tekankan Peran Aktif Perusahaan Sawit




















