Gurbernur Al Haris Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027, Dorong OPD Kerja Berdampak Untuk Masyarakat Jambi

Daerah86 Dilihat

Jambi, Forumnusantaranews.com-

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menegaskan sejumlah pesan
penting kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jambi. Di
antaranya, OPD harus melakukan inovasi agar kinerja efektif dan efisien,
proaktif mencari sumber pembiayaan inovatif serta kolaborasi dengan
pemerintah pusat, dan mengubah mindset dari sekadar serapan anggaran tinggi
menjadi kerja yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Jambi.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat mengikuti rapat paripurna bersama
DPRD dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (R-APBD) Provinsi Jambi Tahun 2027, bertempat di Ruang
Utama Sidang Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (05/10/2026).

Gubernur Al Haris mengemukakan, RAPBD 2027 disusun berdasarkan kesepakatan
KUA-PPAS secara realistis, kredibel, dan berkelanjutan, di tengah
keterbatasan fiskal dan mandatory spending.

“Penyusunan RAPBD 2027 berpedoman pada tiga kebijakan utama, yaitu: 1.
Pendapatan daerah untuk mendukung ruang gerak perekonomian. 2. Belanja yang
berkualitas, produktif dan prioritas untuk ekonomi, pendidikan, kesehatan
dan pembangunan berkelanjutan. 3. Pembiayaan untuk memperkuat daya tahan
dan pengendalian risiko defisit. Pendapatan daerah ditargetkan Rp3,95
triliun, naik Rp195,06 miliar (5,19 persen) dari APBD Murni 2026. PAD
Rp2,054 triliun (51,97 persen), naik 5,62 persen. Penyumbang terbesar pajak
daerah Rp1,68 triliun. Transfer Pusat Rp1,89 triliun (47,97 persen), naik
5,08 persen. Lain-lain pendapatan yang sah Rp1,92 miliar, turun karena
berakhirnya program hibah BioCF ISFL,” ungkap Gurbernur Al Haris.

Belanja daerah direncanakan Rp4,021 triliun, terdiri dari Belanja Operasi
Rp2,87 triliun (71,42 persen), Belanja Modal Rp437,30 miliar (10,87
persen), Belanja Tak Terduga Rp31,73 miliar, dan Belanja Transfer Rp680,15
miliar. Defisit Rp68,45 miliar ditutup dari SiLPA 2026 sebesar Rp68,60
miliar.

Pada sesi wawancara bersama media, Gubernur Al Haris mengatakan penyampaian
Nota Pengantar Rancangan APBD Murni 2027 merupakan langkah awal pembahasan
bersama DPRD.

“Pada hari ini kami menyampaikan Nota Pengantar Rancangan APBD Murni 2027.
Tentu kami mencoba untuk bagaimana memberikan usulan kepada Dewan, agar
kiranya Dewan bisa membahas dengan tim anggaran kami bersama tim anggaran
Dewan,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menjelaskan, setiap program dalam R-APBD 2027 diselaraskan dengan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi.
“Sehingga setiap item, program-program yang ada di RPJMD kita itu bisa
diwujudkan dalam rancangan APBD 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan penyusunan APBD 2027 masih dalam prinsip
efisiensi anggaran.

“Dengan catatan bahwa kita masih dalam kondisi efisiensi. Walaupun ada
kenaikan sedikit APBD kami, tapi itu masih dalam konteks efisiensi. Karena
dulu APBD kita sampai 5 triliun lebih, sekarang ini hanya 4 triliun,”
ucapnya.

Untuk itu, Gubernur berharap pembahasan bersama DPRD berjalan optimal agar
anggaran dapat dikelola dengan baik.

“Inilah yang akan kami coba atur bersama dengan Dewan, sehingga sedemikian
rupa, sehingga tepat sasaran, terukur dan berdampak untuk masyarakat,”
pungkas Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menyerahkan secara simbolis buku
Nota Keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun 2027 kepada Ketua DPRD
Provinsi Jambi Muhammad Hafiz Fattah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *