Bermain di hadapan publiknya sendiri, pasangan nomor satu dunia, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, malah nyaris kalah pada babak 16 besar China Masters 2026.
Untungnya, Feng/Huang tidak sampai menanggung malu kala tampil, Kamis (3/9/2026) di Shenzhen Arena, China.
Jumpa pasangan yang bukan unggulan, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, mereka dipaksa bermain tiga gim.
Persaingan yang sengit disuguhkan kedua pasangan saat membuka gim pertama.
Aksi tikung-menikung poin tak terelakkan hingga kedudukan sama kuat 8-8.
Teeraratsakul/Taerattanachai mulai menguasai jalannya permainan setelah mendulang tiga poin beruntun, 11-8.
Sejak momen itu, Feng/Huang tidak sekalipun bisa menyamakan skor.
Paling mentok mereka hanya bisa memperkecil kedudukan dari 9-14 menjadi 15-17.
Gim pertama pun dimenangai Teeraratsakul/Taerattanachai dengan skor 21-17.
Kalah pada gim pertama, Feng/Huang memulai laga dengan cukup baik.
Keunggulan lebar 9-4 senpat mereka dapatkan atas lawannya.
Pada poin-poin tua, persaingan kedua pasangan menjadi semakin sengit setelah Teeraratsakul/Taerattanachai membalikkan kedudukan dari 12-14 menjadi 15-14.
Namun, Feng/Huang juga tidak memberikan saingannya menang begitu saja.
Kecepatan Huang menyambar bola di depan net dari membuahkan angka 19-18 untuk pasangan nomor satu dunia tersebut.
Harapan Feng/Huang menangi gim kedua terbuka menyusul pukulan Teeraratsakul yang terlalu jauh ke belakang, 20-18.
Pasangan tuan rumah ini sempat membuat kesalahan sendiri yang menguntungkan musuh.
Pertama poin didapatkan Teeraratsakul/Taerattanachai menyusul pukulan Yan yang tak menyebrang net.
Tidak berhenti sampai di situ saja, giliran pukulan Huang yang menyangkut net dan membuat skor imbang, 20-20.
Situasi deuce benar-benar membuat publik tuan rumah berdebar-debar.
Sudah mengamankan game point, 21-10, Feng/Huang lagi-lagi kecolongan poin karena kesalahan mereka sendiri, 21-21.
Untungnya, Feng/Huang tetap berhasil memenangi gim kedua 23-21 sekaligus membuat laga berlanjut ke gim tiga.
Susah payah menyamakan skor, Feng/Huang malah kesulitan pada awal gim ketiga.
Jarak keunggulan lima poin dibentangkan Teeraratsakul/Taerattanachai pada masa interval, 11-6.
Feng/Huang perlahan-lahan mampu membalikkan kedudukan 15-12.
Momen menarik terjadi saat pukulan Feng menyangkut net saat unggul 16-13.
Saking kesalnya, Feng sampai melempar raket dan menangkapnya kembali 16-14.
Pada akhirnya, Feng/Huang berhasil menangi gim ketiga dengan skor, 21-17.

























