Istri dan Anak Naik Motor Listrik, Ojol Dikeroyok Sekelompok Orang

Pengendara Ojol Dikeroyok Saat Membonceng Istri dan Anaknya

Seorang pengemudi ojek online (ojol) mendadak menjadi korban pengeroyokan saat sedang membonceng istri dan anaknya menggunakan motor listrik Polytron Fox R. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Anggur, Sidodadi, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 12 Juli 2026. Korban tiba-tiba dicegat dan dikelilingi segerombol orang saat melintas di jalan tersebut. Aksi pengeroyokan itu menimpa seorang pria yang masih berada di atas motornya, sementara beberapa orang lainnya tampak melakukan pemukulan terhadap korban.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden ini diduga bermula dari perselisihan di jalan. Korban disebut sempat menegur pengemudi mobil yang nyaris bersenggolan dengannya. Teguran tersebut diduga memicu aksi pengeroyokan oleh sejumlah orang yang berada di dalam mobil.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan langsung menindaklanjuti kasus tersebut. Saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Yang Jalan Anggur juga sudah dalam proses penyelidikan. Sementara masih kita dalami semua,” ujar Asriadi saat ditemui, dikutip dari Kompas.com.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria masih berada di atas motornya saat dikelilingi sejumlah orang. Beberapa di antaranya tampak melakukan pemukulan terhadap korban. Asriadi menjelaskan bahwa penyidik saat ini mendalami seluruh informasi yang masuk, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

“Semua bentuk alat bukti yang disampaikan oleh masyarakat tentu kita dalami, termasuk rekaman CCTV sudah juga kita pelajari. Semuanya akan kita dalami dan kemudian dianalisa terhadap identitas pelaku,” ujarnya.

Terkait informasi yang beredar, para pelaku diduga berada di kawasan Loa Janan. Namun, Asriadi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan karena masih melakukan analisis terhadap seluruh bukti yang diperoleh.

“Kita belum tahu, masih kita analisa rekaman-rekaman CCTV maupun informasi yang kita dapatkan,” katanya.

Ia juga memastikan hingga saat ini belum ada pelaku yang diamankan dalam kasus tersebut.

“Belum ada pelaku yang diamankan,” ujar Asriadi.

Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan dan anggota di lapangan masih melakukan pencarian terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Fakta-Fakta Terkait Kasus Pengeroyokan

  • Korban adalah seorang pengemudi ojol yang sedang membonceng istri dan anaknya.
  • Kejadian terjadi di Jalan Anggur, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur.
  • Pelaku diduga berasal dari kawasan Loa Janan, meskipun belum ada konfirmasi pasti.
  • Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman CCTV.
  • Hingga saat ini, belum ada pelaku yang berhasil ditangkap.
  • Penyidik masih mendalami informasi yang masuk untuk mengidentifikasi pelaku.

Langkah yang Diambil oleh Pihak Berwajib

  • Menerima laporan dari korban dan segera menindaklanjuti kasus.
  • Mengumpulkan alat bukti seperti rekaman CCTV dan informasi dari masyarakat.
  • Melakukan analisis terhadap seluruh data yang diperoleh.
  • Melakukan pencarian terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.
  • Menjamin proses penyelidikan tetap berjalan secara transparan dan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *