Isu Demo Agustus 2025 Berulang, Ray Rangkuti: Tidak Ada Bukti, Tapi Peringatan untuk Prabowo

Politik4 Dilihat

Isu Demonstrasi Agustus 2025 yang Kembali Muncul

Menjelang Agustus 2026, isu mengenai kemungkinan terulangnya demonstrasi dan kerusuhan seperti tahun lalu kembali muncul. Hal ini didasarkan pada maraknya konten-konten demo dari tahun sebelumnya yang kembali beredar dengan narasi baru. Konten tersebut mencakup foto atau video aksi demo Juni 2025 dan Agustus 2025 yang disebarkan kembali oleh akun-akun tertentu. Narasi yang menyertai konten tersebut di berbagai platform media sosial, antara lain “Demo sebesar ini enggak diliput media?” atau “Demo chaos begini, media lokal pada bungkam.”

Isu ini juga dikaitkan dengan pemasangan pagar tinggi di mal atau pusat perbelanjaan di beberapa daerah seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, hingga Solo Baru (Sukoharjo). Viralnya pemasangan pagar pembatas secara serempak membuat warganet mengaitkannya sebagai upaya antisipasi menghadapi kerusuhan yang masif seperti tahun lalu.

Namun, belakangan pemasangan pagar tinggi dan hubungannya dengan antisipasi demo sudah dibantah oleh pihak mall yang bersangkutan dan pemerintah, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI (Menko Polkam) Djamari Chaniago. Djamari menekankan bahwa tidak ada kaitan pemasangan pagar di mal dengan isu keamanan. “Pemasangan pagar. Tidak ada itu ya,” kata Djamari dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Saat ini sebagian pagar mal kini sudah diturunkan, seperti yang terjadi di Jakarta atas perintah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Belum Ada Indikasi Peristiwa Agustus 2025 Kembali Terulang

Pengamat politik Ray Rangkuti menyatakan bahwa dirinya belum melihat ada indikasi atau tanda-tanda bahwa aksi demonstrasi Agustus 2025 akan kembali terjadi pada Agustus 2026 ini. Namun, ia mengakui bahwa publik sudah semakin resah dengan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut terlihat dari hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), di mana tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo merosot tajam pada Juli 2026 ini, jika dibandingkan pada periode November 2025 lalu. “Sejauh ini saya lihat belum ada indikator yang cukup kuat bahwa peristiwa seperti Agustus 2025 yang lalu itu akan terjadi,” kata Ray, dikutip dari podcast/siniar yang diunggah di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Selasa (11/8/2026).

Ray menegaskan bahwa keresahan masyarakat semakin meningkat karena berbagai krisis yang terjadi. “Tingkat kepuasan yang sangat jauh merosot, dari 80 persen sekitar bulan Januari, kemudian Februari, Maret seingat saya, turun ke 74. Nah, sekarang di bulan Juni, Juli, Agustus ini sudah menjadi 51 persen.”

Survei Terbaru SMRC: Dalam 9 Bulan, Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Anjlok 30,1 Persen

Hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto yang merosot tajam. Dalam survei tersebut, tertera bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo adalah 51,1 persen per Juli 2026 ini. Angka tersebut anjlok sekitar 30,1 persen jika dibandingkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo pada November 2025 yang tercatat sebesar 81,2 persen.

Penurunan persentase ini terjadi hanya dalam kurun waktu sembilan bulan. Adapun survei nasional terbaru SMRC dimutakhirkan pada 5-19 Juli 2025 dan bertajuk “Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden”. Survei dilakukan mengingat selama sembilan bulan terakhir, terjadi sejumlah peristiwa besar, termasuk dengan adanya kondisi geopolitik di Timur Tengah hingga keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP).

Lebih rinci, dalam survei tersebut tercantum bahwa persentase responden yang menyatakan merasa sangat puas/cukup puas dengan kinerja Prabowo sebagai presiden sekitar 51.1 persen, sedangkan yang merasa kurang puas/tidak puas 46.9 persen, dan yang tidak tahu 2.1 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *