Perbaikan Jalan di Dharmasraya: Meningkatkan Aksesibilitas dan Produktivitas
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus berupaya memperbaiki infrastruktur transportasi darat guna mendukung produktivitas masyarakat. Salah satu proyek yang sedang dilakukan adalah perbaikan jalan pada ruas Sitiung Lama–Pulai. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas aksesibilitas antar wilayah dan mengurangi hambatan dalam mobilitas warga.
Ruas Jalan yang Diperbaiki
Proyek perbaikan jalan ini mencakup ruas sepanjang 2,3 kilometer. Sebanyak 15 titik kerusakan berat telah direkonstruksi, sementara tujuh titik lainnya ditinggikan untuk mengatasi masalah genangan air. Jalur ini menghubungkan tiga kecamatan utama, yaitu Sitiung, Padang Laweh, dan Timpeh. Dengan peningkatan kualitas jalan, diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil pertanian dan mempercepat roda perekonomian lokal.
Pelaksanaan Proyek
Pengerjaan pengaspalan ulang jalur ini dilakukan selama dua hari berturut-turut, yakni pada Senin hingga Selasa (10–11/8/2026). Proyek ini dipimpin langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni. Kehadiran pengaspalan baru ini diharapkan mampu melancarkan aksesibilitas warga sekitar yang tinggal di kawasan pedalaman.
Teknis Pekerjaan
Secara teknis, proyek ini tidak hanya fokus pada pelapisan ulang perkerasan aspal, tetapi juga melibatkan rekonstruksi jalan pada 15 titik kerusakan berat. Selain itu, tim teknis juga melakukan peninggian badan jalan pada 7 titik lokasi yang rawan genangan air atau kerusakan kontur. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan struktur jalan dan memastikan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat
Kehadiran jalan yang lebih baik dinilai sangat penting bagi kehidupan harian warga setempat. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II DPRD Kabupaten Dharmasraya, Teddy Waldian, turut memantau proses pengerjaan. Ia menilai bahwa penuntasan pengerjaan jalan ini akan memberikan dampak positif bagi tiga wilayah kecamatan. “Jalur ini menjadi urat nadi utama penghubung kawasan Sitiung, Padang Laweh, hingga wilayah Kecamatan Timpeh,” ujarnya.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kualitas jalan. Warga setempat seperti Khairul Amri mengapresiasi terwujudnya pengaspalan ulang yang mempermudah rutinitas harian mereka. Proyek ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Investasi dan Pendanaan
Proyek perbaikan jalan sepanjang dua kilometer lebih ini menelan nilai investasi kontrak sebesar Rp1.995.377.578. Seluruh pendanaan pembangunan ini berasal dari APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026 dan dikerjakan oleh penyedia jasa PT Citra Muda Noer Bersaudara.
Keberlanjutan dan Kualitas
Pihak legislatif mengingatkan pelaksana proyek agar mematuhi standar kualitas teknis yang berlaku. Mutu material serta daya tahan konstruksi harus diprioritaskan agar fasilitas publik ini dapat bertahan dalam jangka panjang. Dengan demikian, proyek ini bukan hanya sekadar penanganan sementara, tetapi juga upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di wilayah tersebut.























