Lima Kandidat Sekda Kabupaten Bangka Lolos ke Tahap Penilaian Kompetensi
Sebanyak lima calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka telah berhasil lolos ke tahap penilaian kompetensi atau Assessment Center. Keputusan ini diumumkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama setelah melalui proses seleksi paparan makalah dan wawancara yang berlangsung untuk tahun anggaran 2026.
Kelima kandidat yang berhasil masuk lima besar adalah Boy Yandra, Darius, Dian Firnandy, Hariyadi, dan Herman. Sementara itu, dua calon lainnya yaitu Haris Setiawan dan Yuda Pranata tidak berhasil melanjutkan proses seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka, Rismy Wira Madonna, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel. Proses ini juga sesuai dengan regulasi yang berlaku serta didasarkan pada penilaian objektif dari tim pansel.
“Tujuan utama dari assessment seleksi Sekda di LAN (Lembaga Administrasi Negara) Jatinangor adalah untuk memetakan dan mengevaluasi kompetensi manajerial, teknis, serta sosial kultural calon secara objektif,” ujar Rismy Wira Madonna. “Penilaian ini menjadi instrumen penting bagi Panitia Seleksi (Pansel).”
Setelah proses penilaian Assessment Center, lima calon Sekda ini akan dipilih menjadi tiga orang terbaik. Hasil dari proses ini nantinya akan diusulkan sebagai tiga besar yang akan dipilih menjadi Sekda Kabupaten Bangka.
Sebelumnya, sebanyak tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti tahapan paparan dan wawancara dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka pada Jumat (17/7). Menurut Rismy Wira Madonna, proses ini bukan hanya formalitas, tetapi merupakan instrumen krusial dalam mencari calon Sekda yang visioner dan memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan pelayanan publik.
Menurutnya, sesi ini menjadi ujian mental dan intelektual yang sesungguhnya. Tim pansel tidak hanya menguji teori, tetapi juga menguji kompetensi nyata para calon. Mulai dari visi dan isi kepala, uji nyali dan kemampuan manajerial hingga integritas tanpa kompromi yang diujikan kepada seluruh kandidat yang mengikuti proses seleksi Sekda dalam pemaparan materi.
“Kami memastikan hanya kandidat dengan kompetensi dan potensi kepemimpinan terdalam yang bisa lolos ke tahap Assessment Center. Ini demi kebutuhan organisasi yang semakin kompleks,” jelasnya.
Proses Seleksi yang Komprehensif
Proses seleksi ini dirancang untuk memastikan bahwa calon Sekda memiliki kemampuan yang cukup untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, proses ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kandidat yang mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pemerintahan daerah.
Beberapa aspek yang dinilai selama proses seleksi antara lain:
- Kompetensi Manajerial – Kemampuan dalam mengelola sumber daya, membuat keputusan strategis, dan memimpin tim.
- Kompetensi Teknis – Pengetahuan dan keterampilan dalam bidang administrasi dan pemerintahan.
- Kompetensi Sosial-Kultural – Kemampuan berkomunikasi, membangun hubungan dengan masyarakat, dan memahami budaya lokal.
Selain itu, proses seleksi juga menekankan pentingnya integritas dan etika dalam berkinerja. Hal ini sangat penting karena Sekda akan menjadi pemimpin utama dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Dengan demikian, proses seleksi yang dilakukan oleh BKPSDMD Kabupaten Bangka diharapkan dapat menghasilkan calon Sekda yang berkualitas dan siap menjalankan tugas dengan baik.
Tinggalkan Balasan