Megawati Lantik Pemimpin Sayap dan Badan PDIP, Hadir Pinka Haprani hingga Andi Widjajanto

Politik92 Dilihat

Pelantikan Pemimpin Organisasi Sayap dan Badan Partai PDIP

Pada hari Selasa (11/8/2026), Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melantik pimpinan organisasi sayap dan badan partai dalam rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat. Prosesi pelantikan ini menjadi momen penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai.

Pelantikan Ketua Umum TMP dan Bamusi

Dalam acara tersebut, Megawati mengambil sumpah Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau Pinka Haprani sebagai Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP). TMP merupakan organisasi sayap kepemudaan PDIP yang berperan sebagai wadah kaderisasi politik bagi generasi muda dari berbagai latar belakang. Di dalam kepengurusannya terdapat tokoh-tokoh muda seperti Patria Ginting, mantan Ketua BEM UI, Melki Sedek, dan jurnalis Pangeran Siahaan.

Selain itu, Nasyirul Falah Amru dilantik sebagai Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Bamusi adalah organisasi sayap PDIP yang bergerak dalam bidang keagamaan Islam. Setelah pengambilan sumpah, Megawati meminta seluruh jajaran Bamusi untuk bekerja keras menjalankan tugas organisasi.

Pengambilan Sumpah Andi Widjajanto sebagai Kepala BARAK

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah Andi Widjajanto bersama jajaran pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP masa bakti 2025–2030. Andi kembali dipercaya memimpin BARAK yang memiliki tugas antara lain membangun pusat data partai, melakukan kajian terhadap proses legislasi nasional, merumuskan kebijakan berbasis ideologi kerakyatan, serta menyiapkan evaluasi dan transformasi organisasi partai.

Sebelum pembacaan janji jabatan, Megawati menekankan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. Menurut Presiden Kelima RI itu, partai politik tidak boleh berjalan tanpa pijakan riset yang matang.

Perhatian Megawati terhadap Masalah Pengangguran

Megawati juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademisi di Indonesia. Ia meminta badan riset partai untuk ikut membedah persoalan tersebut sekaligus mencari akar masalah dan solusinya. Menurutnya, banyak orang pintar di Indonesia tidak memiliki pekerjaan, jumlahnya mencapai 1 juta orang. Hal ini menjadi perhatian serius bagi partai.

Megawati menegaskan bahwa keberadaan badan riset merupakan salah satu instrumen penting bagi partai untuk memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan bangsa. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran yang baru dilantik untuk segera bergerak dan menghasilkan kerja nyata.

Pesan Megawati kepada Kader PDIP

Megawati juga memberi pengarahan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Pesannya sangat jelas: setialah pada sumbermu. Dan sumber kekuatan kita adalah rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Dengarkan suara rakyat. Rasakan denyut kehidupan rakyat. Hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Berdiri bersama rakyat ketika rakyat membutuhkan pembelaan.

Upaya Memperkuat Konsolidasi Internal

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa pelantikan pimpinan organisasi sayap dan badan partai ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal PDIP. Menurut Hasto, organisasi sayap dan badan partai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kedisiplinan organisasi, memperkuat kaderisasi, sekaligus memastikan seluruh elemen partai aktif turun dan bekerja bersama masyarakat.

Hasto menekankan bahwa organisasi sayap bukan sekadar kelengkapan struktur partai. Keberadaannya diharapkan mampu memperluas jangkauan kerja kerakyatan PDIP sekaligus menjadi ruang kaderisasi sesuai bidang dan basis sosial masing-masing.

Sementara itu, badan partai, khususnya BARAK, diharapkan memperkuat tradisi pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan berbasis data, riset, serta analisis terhadap berbagai persoalan strategis yang dihadapi masyarakat dan bangsa.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *