MUSRA Ke IX, Menjaring Aspirasi dan Masukan Masyarakat Gorontalo Untuk Indonesia


GORONTALO FN News – Gabungan relawan Jokowi yang berada di Provinsi Gorontalo menggelar Musyawarah Rakyat (MUSRA) Indonesia yang ke IX, bertempat di Gedung Belle Limbui, Kota Gorontalo, Minggu (4/12/2022).

Kegiatan ini dibuka langsung Ketua Umum Pro Joko Widodo (Projo) Budi Arie Setiadi dan dihadiri langsung Sekretaris Daerah mewakili Penjabat Gubernur Gorontalo, Sukri botutihe dan Bupati Gorontalo yang juga menjadi salah satu panelis.

Budi Arie Setiadi dihadapan ribuan peserta yang hadir menuturkan, kegiatan ini adalah forumnya akar rumput, dimana sudah saatnya rakyat sebagai konstituen utama menyampaikan langsung aspirasi dan gagasannya terhadap berbagai pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini.

“Termasuk menyampaikan kriteria dan masukan terhadap calon-calon pemimpin nasional periode berikutnya untuk memimpin bangsa dan negara ini pada pemerintahan selanjutnya,” imbuhnya.

Dikatakan MUSRA menjadi sebuah momentum dan kesempatan bagi peserta undangan untuk saling berdiskusi dan membeberkan keluhan dan program-program apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemerintah saat ini dan untuk pemerintah pasca pemilu 2024.

“Berbagai hal yang disampaikan oleh masyarakat sejak MUSRA I sampai dengan saat ini, seperti yang selalu disuarakan sepert persoalan kesehatan misalnya soal stunting, Bidang pendidikan salah satu pendidikan gratis harus tetap ada, kemudian dana desa agar terus dipertahankan serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” jelasnya.

Budi juga berharap melalui pelaksanaan MUSRA ini, dapat menerima masukan sejumlah nama dan figur yang diinginkan menjadi presiden dan wakil presiden berikutnya.

“Masyarakat bebas menyampaikan siapa saja yang dianggap tepat, misalnya dari pelaksanaan MUSRA sebelumnya ada nama-nama yang muncul seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Airlangga Hartarto, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno dan lain-lain. Silahkan disampaikan, nantinya hasil dari MUSRA ini akan umumkan dan akan diserahkan pada pemerintah,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *