Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Akses Permodalan Bagi Pelaku Usaha Mikro.

Daerah178 Dilihat

Tanah Bumbu,Forumnusantaranews.com

Tanah Bumbu,Senin 07 September 2026.Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu
melalui Dinas Perdagangan,Koperasi,Usaha Mikro, Perdagangan dan
Perindustrian Menggelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Tahun
202.di Aula Sunrise Guest House,Batulicin.Pada Senin (07/09/2026).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt.Kepala Diskumdagri H.Eryanto
Rais yang disampaikan Plh.Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Rahman
Arief saat membuka pelatihan tersebut,mengatakan UMKM memiliki peran
penting dalam menggerakkan perekonomian Daerah,membuka lapangan kerja dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya,keterbatasan modal masih menjadi salah satu kendala pelaku UMKM
dalam meningkatkan produksi,menambah persediaan,membeli peralatan dan
memperluas pemasaran.

“Pemerintah Daerah ingin,memastikan persoalan modal tidak lagi menjadi
penghambat utama bagi UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang ,”
ujarnya.

Salah satu dukungan nyata Pemerintah Daerah diwujudkan melalui program
Kredit BerAksi Bunga Subsidi 0 % (Persen) untuk Usaha Mikro (BerSERI).
Program BerSERI yang bekerja sama dengan Bank Kalsel ini,bertujuan untuk
mempermudah akses pembiayaan,sekaligus mengurangi beban bunga bagi pelaku
usaha mikro,agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.

Program Kredit BerSERI merupakan wujud kepedulian Pemkab Tanah Bumbu untuk
mendorong pelaku usaha mikro naik kelas,memperluas peluang usaha serta
meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pelatihan diikuti 30 pelaku usaha mikro Se-Kabupaten Tanah Bumbu dengan
menghadirkan Narasumber dari Bank Kalsel Cabang Batulicin Muhammad Harfin
Idiar dan Balai Diklat Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan
Rohadi Nursetya Wibawa.

Dalam pemaparannya,Muhammad Harfin Idiar dari Bank Kalsel Cabang Batulicin
menjelaskan bahwa,program Kredit BerSERI diperuntukkan bagi WNI yang
memiliki usaha produktif dan layak dibiayai,telah menjalankan usaha minimal
12 bulan serta tidak sedang menjadi debitur bermasalah minimal enam bulan
terakhir.

Dan Rohadi Nursetya Wibawa dari Balai Diklat Koperasi dan Usaha Kecil
Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan materi,mengenai strategi mengakses
permodalan UMKM serta pentingnya menggunakan dana pinjaman secara tepat
untuk kebutuhan operasional dan pengembangan usaha.

Melalui pelatihan ini,pelaku UMKM diharapkan,semakin memahami akses
pembiayaan,mampu mengelola modal secara produktif serta mengembangkan usaha
secara sehat dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap,semakin banyak UMKM yang mampu
mengakses permodalan,meningkatkan omzet,membuka lapangan kerja dan turut
memperkuat Perekonomian Daerah.Bang@mir,FNNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *