Muaro Jambi, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan literasi, bahasa, dan budaya.
Komitmen itu diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Merangin dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (PPB) Kemendikdasmen RI, Selasa (4/82026) di Gedung GMPU, Ruang Amphiteater Lantai 4 UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Kampus Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi.
Penandatanganan dilakukan Bupati Merangin H. M. Syukur yang diwakili Wakil Bupati H. A. Khafid bersama Kepala Badan PPB Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si. Acara disaksikan Rektor Universitas Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd.
Wakil Bupati A. Khafid mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan.
“Ini bentuk keseriusan kita menjaga sekaligus mengembangkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujar Wabup yang dibenarkan Kabag Kerja Sama Setda Merangin Iwan Indrawan.
Menurutnya, MoU ini menjadi dasar memperkuat sinergi dalam pembinaan, pengembangan, dan perlindungan bahasa serta sastra Indonesia dan bahasa daerah di Kabupaten Merangin.
“Bahasa adalah identitas bangsa dan jembatan keberagaman Indonesia. Bahasa Indonesia menyatukan berbagai suku, budaya, dan bahasa daerah. Sementara Merangin memiliki kekayaan budaya dan tradisi. Karena itu pelestarian bahasa daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” jelas Wabup.
Wabup juga mengapresiasi kerja sama ini karena akan menjadi landasan legalitas berbagai bentuk kerja sama yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kepala Badan PPB Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin menekankan pentingnya mengamalkan “Trigatra Bangun Bahasa”: utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.
“Kita akan terus memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia, menguatkan kecakapan literasi, serta mengembangkan sastra daerah melalui MoU ini,” ujar Hafidz.
Staf Ahli Bupati Merangin bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H. Firdaus mengatakan sinergi dengan Badan PPB akan memperkuat pelestarian budaya dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju, berbudaya, dan berdaya saing.
Kabag Kerja Sama Setda Merangin Iwan Indrawan menambahkan kerja sama ini akan mengoptimalkan pembinaan penggunaan bahasa Indonesia, peningkatan budaya literasi, pengembangan sastra daerah, serta pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya bernilai historis dan kearifan lokal.
“Kerja sama ini akan memberi manfaat bagi dunia pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat melalui pembinaan, pendampingan, penelitian, hingga penguatan SDM di bidang bahasa,” terang Iwan.
Pada kesempatan itu, Pemkab Merangin juga menerima bantuan 17.900 eksemplar buku bacaan bermutu dari Badan PPB Kemendikdasmen RI. Buku akan dibagikan ke 61 SD dan 19 SMP di Kabupaten Merangin.
Turut hadir Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Merangin M. Isnaini, Sekretaris Diskominfo Merangin Teguh J. Jagat, serta pejabat fungsional Bidang Kerja Sama Purnomo dan Hendra.(*)
Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan literasi, bahasa, dan budaya.
Komitmen itu diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Merangin dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (PPB) Kemendikdasmen RI, Selasa (4/82026) di Gedung GMPU, Ruang Amphiteater Lantai 4 UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Kampus Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi.
Penandatanganan dilakukan Bupati Merangin H. M. Syukur yang diwakili Wakil Bupati H. A. Khafid bersama Kepala Badan PPB Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si. Acara disaksikan Rektor Universitas Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd.
Wakil Bupati A. Khafid mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan.
“Ini bentuk keseriusan kita menjaga sekaligus mengembangkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujar Wabup yang dibenarkan Kabag Kerja Sama Setda Merangin Iwan Indrawan.
Menurutnya, MoU ini menjadi dasar memperkuat sinergi dalam pembinaan, pengembangan, dan perlindungan bahasa serta sastra Indonesia dan bahasa daerah di Kabupaten Merangin.
“Bahasa adalah identitas bangsa dan jembatan keberagaman Indonesia. Bahasa Indonesia menyatukan berbagai suku, budaya, dan bahasa daerah. Sementara Merangin memiliki kekayaan budaya dan tradisi. Karena itu pelestarian bahasa daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” jelas Wabup.
Wabup juga mengapresiasi kerja sama ini karena akan menjadi landasan legalitas berbagai bentuk kerja sama yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kepala Badan PPB Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin menekankan pentingnya mengamalkan “Trigatra Bangun Bahasa”: utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.
“Kita akan terus memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia, menguatkan kecakapan literasi, serta mengembangkan sastra daerah melalui MoU ini,” ujar Hafidz.
Staf Ahli Bupati Merangin bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H. Firdaus mengatakan sinergi dengan Badan PPB akan memperkuat pelestarian budaya dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju, berbudaya, dan berdaya saing.
Kabag Kerja Sama Setda Merangin Iwan Indrawan menambahkan kerja sama ini akan mengoptimalkan pembinaan penggunaan bahasa Indonesia, peningkatan budaya literasi, pengembangan sastra daerah, serta pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya bernilai historis dan kearifan lokal.
“Kerja sama ini akan memberi manfaat bagi dunia pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat melalui pembinaan, pendampingan, penelitian, hingga penguatan SDM di bidang bahasa,” terang Iwan.
Pada kesempatan itu, Pemkab Merangin juga menerima bantuan 17.900 eksemplar buku bacaan bermutu dari Badan PPB Kemendikdasmen RI. Buku akan dibagikan ke 61 SD dan 19 SMP di Kabupaten Merangin.
Turut hadir Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Merangin M. Isnaini, Sekretaris Diskominfo Merangin Teguh J. Jagat, serta pejabat fungsional Bidang Kerja Sama Purnomo dan Hendra.(*)


Tinggalkan Balasan