Pengacara Ruben Onsu enggan terlalu terbuka soal dugaan penyakit kliennya, singgung dampak ke anak

Daerah2 Dilihat

Ringkasan Berita:

  • Kuasa hukum Ruben Onsu singgung soal dampak tudingan kliennya idap penyakit ke anak-anaknya.
  • Ia meminta, pembahasan soal dugaan penyakit kronis Ruben Onsu  tak lagi dibahas.
  • Minola menyindir pihak Sarwendah yang terus membesar-besarkan hal tersebut.

 

– Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang meminta publik termasuk pihak Sarwendah tak lagi membahas dugaan penyakit kronis yang diidap kliennya.

Diungkapkan Minola, jika pembahasan mengenai kesehatan Ruben terus dibesar-besarkan, maka dampaknya akan ke anak-anak.

Ia khawatir, nantinya, anak-anak bisa mendapatkan perlakuan buruk dari lingkungan sekitarnya atas dugaan penyakit yang diidap sang ayah.

“Ini terlalu dibesar-besarkan implementasinya ini sebenarnya kan tidak baik kepada anak gitu loh. Karena kalau misalnya kemudian salah satu dari orangtuanya atau dua-dua dari orangtuanya dicurigai, misalnya mengidap sesuatu penyakit yang dihindari. Ini kan akan berdampak jelek ke anak-anak,” cetus Minola, dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).

Minola menyinggung soal pemboikotan.

“Bisa ada pemboikotan dari sekolah misalnya karena ada siswa-siswa yang lain tidak ingin anak-anaknya berada satu kelas dengan anak-anak yang orangtuanya ada indikasi ini, dan akan berdampak terus,” tukasnya.

Pihaknya menegaskan, tak mau terlalu terbuka soal masalah kesehatan Ruben.

“Kita memikirkan itu, makanya kita tidak mau terlalu terbuka membahas hal-hal yang berkaitan dengan masalah itu. Karena toh hasil dari pengecekan kesehatan klien kami adalah non-reaktif,” tandas Minola.

Ia mengaku kecewa dengan pihak Sarwendah yang terus mempermasalahkan hal itu.

“Tapi kan ini selalu digoreng-goreng sama  pihak mereka. Karena menganggap ini adalah poin penting buat mereka, tanpa memikirkan risiko ini bisa juga berdampak ke anak mereka di saat sekarang maupun di masa yang akan datang,” sesalnya.

Awal Mula Dugaan Penyakit Kronis Ruben Onsu Mencuat

Di tengah konflik Ruben Onsu dan Sarwendah terkuak dugaan sang presenter mengidap penyakit kronis.

Hal itu justru terungkap saat pengacara Ruben, Minola Sebayang menunjukkan chat WhatsApp antara Sarwendah dengan kliennya ketika hadir sebagai bintang tamu di podcast Denny Sumargo.

Mulanya, Minola berniat menunjukkan tanggal percakapan Sarwendah dengan Ruben.

Namun, publik justru dibuat salah fokus pada isi pesan Sarwendah yang menyinggung dugaan penyakit kronis Ruben.

Tak pelak, pesan Sarwendah yang memuat dugaan penyakit kronis Ruben itu pun langsung menuai perhatian publik.

Mengomentari itu, Minola mengakui kelalaiannya.

Ia menyebut tak terlalu fokus pada isi chat antara kliennya dengan mantan personel Cherrybelle itu.

“Ya mungkin juga ada kelalaian saya ya karena saya tidak fokus pada isi chatnya. Karena kan saya hanya fokus dengan membuktikan tanggal komunikasi mereka,” ujar Minola, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

Pihaknya tak menyangka, publik akan lebih fokus pada isi percakapan keduanya alih-alih tanggal komunikasi yang coba ia buktikan.

“Jadi sebenarnya, orang waras ya harusnya melihat, oh ini adalah tanggal bahwa mereka masih berkomunikasi di nomor yang sama. Kan begitu dong,” tukasnya.

“Mana pernah saya ketika menyampaikan bukti itu tidak transparan,” selorohnya.

Minola meminta publik tak menggiring opini terlalu jauh.

“Ya kalau namanya bukti melemahkan posisinya lawan. Jadi jangan digiring ke sana, jangan digiring ke sini,” ucapnya.

Terkait hal itu, Minola sendiri juga telah membantahnya dengan membuktikan hasil laboratorium pemeriksaan Ruben.

“Sekarang kita tengok hasilnya non reaktif ya. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang disampaikan dan dipertanyakan oleh banyak orang hari ini.”

“Masa mereka lebih percaya kepada chattingan yang datang dari satu sumber daripada bukti real,” cetusnya.

Minola menegaskan, pihaknya bisa membuktikan tudingan penyakit kronis Ruben tidak benar.

“Kita bisa membuktikan bahwa pernyataan-pernyataan dan tuduhan-tuduhan itu kan tidak berdasar sama sekali dengan bukti-bukti yang valid,” tegas Minola.

(/ Salma/ Rinanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *