ForumNusantaranews.com Pelabuhan Bakauheni — Layanan kapal eksekutif rute Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mendapat sorotan setelah Ketua Umum GANMN, Hj. Dr. Anita Putri, M. Pd menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi kapal milik PT Jembatan Nusantara, bernama KMP SAFIRA NUSANTARA.
Dalam perjalanan tersebut, Anita Putri bersama keluarga dan penumpang lainnya menggunakan layanan Ticket kapal eksekutif.
Namun saat di atas kapal ketika memasuki kapal Anita melihat kondisi kapal yang sangat Kotor, bau tidak sedap, toilet tidak bisa di flush, sofa berdebu, musholah kotor, pintu-pintu berkarat dan banyak kerusakan lainnya menurutnya tidak pantas untuk layanan eksekutif, suasana di area dek sempat memanas.
Anita menyampaikan protes karena menilai kondisi kapal dan fasilitas yang tersedia belum sebanding dengan tarif sekitar Rp750 ribu per kendaraan.
Menurut keterangan yang disampaikan, protes tersebut sempat memicu adu argumen dengan petugas di kapal. Beberapa penumpang lain ikut memperhatikan kejadian itu karena berlangsung di area dek eksekutif.
Ketua Umum GANMN Hj. Dr. Anita Putri menilai layanan eksekutif semestinya memberikan kenyamanan, kebersihan, dan fasilitas yang lebih baik. Menurutnya, masyarakat yang membayar tarif lebih tinggi berhak memperoleh pelayanan yang sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.
Ia berharap PT Jembatan Nusantara segera melakukan evaluasi terhadap kualitas armada dan standar pelayanan pada lintasan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni–Pelabuhan Merak, agar ke depan tidak lagi menimbulkan keluhan dari penumpang.(*)
Tinggalkan Balasan