Perwakilan LBTAC Beltim Ikut Kejurnas Junior Kudus, 5 Pemanah Muda Siap Berlaga

Olahraga4 Dilihat

Atlet Panahan Belitung Timur Siap Berlaga di Kejurnas 2026

Beberapa waktu terakhir, kabar menarik datang dari dunia olahraga Kabupaten Belitung Timur. Lima atlet panahan berbakat siap menunjukkan kemampuan mereka dalam ajang nasional yang sangat bergengsi. Mereka bernaung di bawah Laskar Belitung Timur Archery Club (LBTAC) dan akan memperkuat kontingen Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Panahan 2026.

Ajang tersebut akan digelar pada tanggal 21 hingga 29 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Para atlet muda ini telah dipilih dari total 17 atlet terbaik dari seluruh wilayah Babel. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya berasal dari Belitung Timur.

Pelatih Panahan LBTAC Belitung Timur, Freddy Faldrrama, menjelaskan bahwa keikutsertaan para atlet muda ini memiliki makna penting. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah untuk melatih mental bertanding, tetapi juga memberikan pengalaman serta wawasan yang lebih luas bagi para atlet.

“Event ini sekaligus menjadi ajang melatih mental, menambah wawasan dan pengalaman bagi para atlet panahan Belitung Timur untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi 2026 dan Kejuaraan Daerah tahun depan,” ujar Freddy dalam keterangannya, Minggu (19/7).

Namun, Freddy juga menyampaikan fakta menyentuh mengenai perjuangan tim. Ia mengungkapkan bahwa para pemanah muda ini bisa berangkat ke ajang nasional murni berkat dukungan penuh orang tua mereka. Hingga saat ini, biaya akomodasi dan keberangkatan menuju Jawa Tengah harus ditanggung sendiri oleh keluarga masing-masing atlet.

Oleh karena itu, Freddy berharap agar Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dapat memberikan perhatian di masa depan agar pembinaan cabang olahraga ini tidak terhenti di tengah jalan. “Untuk ke depannya, kami mengharapkan dukungan yang besar dari pemerintah daerah, mengingat dalam event ini biaya keberangkatan ditanggung secara mandiri oleh orang tua atlet,” harapnya.

Staf Ahli Bupati Belitung Timur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Heryanto, memberikan pesan kepada lima atlet LBTAC agar tetap percaya diri dan menepis rasa minder saat berhadapan dengan kontingen-kontingen lain.

“Kami mengapresiasi atlet panahan yang akan mengikuti Kejurnas di Kudus. Kami berpesan agar para atlet fokus untuk meraih target terbaik dan yang utama adalah membanggakan orang tua serta mengharumkan nama daerah,” ucap Heryanto.

Selain itu, Heryanto turut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi di olahraga dan akademik di sekolah. Terlebih di era modern ini, jalur prestasi non-akademik seperti piagam olahraga sangat dihargai dan mampu memberikan kemudahan akses bagi masa depan pendidikan anak.

“Sebagai pelajar tugas utama adalah belajar, dan menekuni salah satu bidang olahraga adalah penunjang, karena memberikan kemudahan bagi para atlet berprestasi untuk melanjutkan jenjang sekolah serta mendapatkan prioritas-prioritas lainnya,” pungkasnya.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Prestasi Olahraga

Peran orang tua dalam mendukung prestasi olahraga para atlet sangat vital. Dalam kasus ini, keluarga para atlet panahan Belitung Timur menjadi tulang punggung dalam menghadapi segala biaya yang diperlukan. Hal ini menunjukkan betapa besarnya komitmen dan pengorbanan yang dilakukan oleh para orang tua demi kesuksesan anak-anak mereka.

Orang tua tidak hanya menjadi sumber dana, tetapi juga menjadi motivator dan penyemangat bagi atlet. Dukungan emosional dan moral yang diberikan oleh keluarga menjadi faktor penting dalam membentuk semangat dan ketekunan para atlet.

Dengan adanya dukungan seperti ini, diharapkan para atlet mampu menghadapi tantangan di kancah nasional dengan penuh keyakinan dan semangat. Selain itu, dukungan dari pihak keluarga juga menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya tentang medali atau prestasi, tetapi juga tentang kerja sama dan kepercayaan antara atlet dan keluarga.

Harapan Masa Depan untuk Olahraga Belitung Timur

Masa depan olahraga di Kabupaten Belitung Timur masih terbuka lebar. Dengan adanya atlet-atlet muda yang berbakat dan bersemangat, diharapkan dapat menjadi awal dari perkembangan olahraga di daerah ini. Namun, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga.

Pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan olahraga, termasuk dalam hal anggaran dan fasilitas. Dengan dukungan yang lebih baik, para atlet dapat berkembang tanpa harus mengandalkan sumber daya pribadi.

Selain itu, masyarakat juga perlu mendukung olahraga dengan cara yang positif. Misalnya, dengan memberikan apresiasi terhadap prestasi atlet dan mempromosikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dengan kombinasi antara dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan komitmen keluarga, olahraga di Belitung Timur dapat berkembang menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *