Semarak Piala Dunia 2026 di Halmahera Tengah
Semarak Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan oleh masyarakat kota besar, tetapi juga oleh warga di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Setiap pertandingan yang digelar selalu diikuti dengan antusiasme luar biasa, terutama dalam acara nonton bareng (nobar). Salah satu lokasi yang paling diminati adalah Weda Seafood Cafe & Resto, yang berada di Jalan Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda.
Di tengah dominasi dukungan warga untuk tim-tim besar seperti Argentina, Brasil, dan Spanyol, pemilik kafe, Haji Mustamin (52), memiliki pendukung yang berbeda. Ia setia mendukung Timnas Senegal. Bagi pria yang sudah 10 tahun berkecimpung di dunia kuliner ini, kecintaannya pada tim berjuluk Singa Teranga bukan karena prestasi di lapangan hijau, melainkan karena nilai-nilai kemanusiaan dan religiusitas yang melekat pada tim tersebut.
Terinspirasi Kedermawanan Sadio Mane
Saat berbincang dengan media pada Minggu (19/7/2026), Haji Mustamin menceritakan awal mula dirinya mengagumi Senegal. Sosok penyerang legendaris Senegal, Sadio Mane, menjadi alasan utamanya. Mane yang lahir dari keluarga sederhana di desa terpencil, tetap memilih hidup membumi meski telah menjadi pesepakbola dunia dengan bayaran selangit. Sebagian besar penghasilannya disumbangkan untuk membangun fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, masjid hingga menyantuni warga miskin di kampung halamannya.
“Saya memilih Senegal bukan karena kehebatan timnya, tetapi karena sosok Sadio Mane yang mengajarkan arti kesederhanaan dan kepedulian nyata kepada sesama,” ungkap Haji Mustamin.
Kekagumannya semakin berlipat setelah ia mendengar kisah viral mengenai keteguhan staf pelatih dan pemain Senegal yang tetap mengutamakan salat Jumat, di tengah padatnya jadwal Piala Dunia.
“Bagi saya, sepak bola memang hiburan yang penting, tetapi kewajiban kepada Allah tetap nomor satu. Sikap religius itulah yang patut dicontoh dan membuat saya semakin kagum,” imbuhnya.
Cerita Nobar: Pengunjung Membludak, Omzet Tetap Stabil
Terkait aktivitas nobar Piala Dunia 2026 di kafenya, Haji Mustamin mengaku antusiasme warga Weda sangat tinggi. Setiap kali tim favorit seperti Argentina berlaga, ruangan kafe yang dikelola bersama 17 karyawannya ini hampir selalu dipenuhi penonton. Namun, ia membeberkan bahwa keramaian tersebut tidak terlalu mendongkrak omzet usahanya secara signifikan.
“Peningkatan omzet memang ada, tetapi tidak terlalu besar. Karena jam tanding di luar jam makan, kebanyakan pengunjung hanya memesan minuman seperti teh panas atau air mineral. Kami juga sengaja tidak membuka seluruh menu seperti hari biasa demi mempertimbangkan waktu istirahat karyawan,” jelasnya.
Jelang partai final antara Spanyol vs Argentina di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026), Haji Mustamin mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya meminta karyawannya menata ruang agar lebih lapang dan menyiapkan kursi tambahan jika pengunjung membludak.
Prediksi Skor Final: Jagokan Spanyol Ketimbang Argentina
Meski mayoritas pengunjung kafenya merupakan pendukung fanatik Argentina, Haji Mustamin secara objektif justru memprediksi Spanyol yang keluar sebagai kampiun. “Saya prediksi Spanyol menang 2-1, kenapa? karena permainan Spanyol, saya lihat lebih rapi dan kolektif. Jadi saya yakin Tim Matador yang akan mengangkat trofi tahun ini,” tegas Haji Mustamin optimis.

Tinggalkan Balasan