Rumah dan Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Kebakaran Melanda Rumah dan Kandang Ayam di Desa Trans Telaga Sungai Baru

Kebakaran yang terjadi di Desa Trans Telaga Sungai Baru, RT 12, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, malam tadi mengakibatkan kerusakan signifikan pada sebuah rumah dan kandang ayam. Insiden ini berawal dari api yang muncul di kandang ayam milik Suwito, yang kemudian dengan cepat menyebar ke bangunan utama rumah.

Meski menghadapi tantangan seperti angin kencang dan pasokan air yang terbatas, petugas gabungan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu jam. Proses pemadaman dimulai segera setelah laporan diterima, dan dilakukan secara cepat untuk mencegah perluasan kobaran api.

Detail Peristiwa dan Kerugian

Menurut data yang dikumpulkan, tiupan angin kencang menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat penyebaran api. Akibatnya, api langsung merembet ke rumah pemilik kandang, sehingga menyebabkan kerusakan besar pada struktur bangunan tersebut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Totom Wahyudi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh petugas pada pukul 20.44 Wita. Dalam laporan tersebut, warga bernama Suwito memberi informasi tentang kejadian tersebut.

“Setelah menerima laporan, anggota piket langsung menyiapkan alat pelindung diri (APD) dan peralatan pemadaman. Mereka juga melakukan penilaian situasi di lokasi sebelum melaksanakan pemadaman,” ujar Totom.

Objek yang terbakar terdiri dari satu unit rumah dengan ukuran 6 x 5 meter dan satu kandang ayam seluas 120 meter x 12 meter. Berdasarkan estimasi sementara, kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Proses Pemadaman dan Partisipasi Petugas

Proses pemadaman berlangsung dari pukul 20.44 hingga 21.44 Wita. Meskipun ada ancaman api yang bisa merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi, petugas berhasil mengendalikan situasi sehingga tidak terjadi kerusakan lebih luas.

Untuk menangani kejadian ini, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Pos Pelaihari dan satu unit dari Pos Takisung. Selain itu, personel Damkar dari Pelaihari, Takisung, Bati-Bati, dan Kurau turut serta dalam operasi tersebut.

Penanganan juga didukung oleh personel BPBD, Babinsa, serta relawan BPK Arisa yang bekerja sama untuk mengendalikan kobaran api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim investigasi sedang melakukan analisis untuk menentukan sumber api dan faktor-faktor penyebab kejadian tersebut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *