Sarif Abdillah Dorong Harga Pasti untuk Jaga Swasembada Pangan Jateng

Politik13 Dilihat

Kebijakan Harga untuk Menjaga Kesejahteraan Petani

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mengajukan beberapa langkah penting dalam memastikan keberlanjutan swasembada pangan. Salah satu hal yang ditekankan adalah memberikan kepastian harga kepada petani. Dengan adanya kepastian harga, maka gairah produksi petani akan terjaga dalam jangka panjang.

“Kepastian harga hasil pertanian akan membuat kesejahteraan petani meningkat dan minat berusaha tani tumbuh stabil,” ujar Sarif. Ia menambahkan bahwa dengan kebijakan yang kuat, produksi pangan akan terjaga secara berkelanjutan.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga melindungi petani dari kerugian saat panen raya. “Karena dengan kebijakan tersebut, maka petani terlindung dari kerugian saat panen raya,” jelas Sarif, yang juga merupakan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng.

Sarif menyebutkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Ia menegaskan bahwa Jawa Tengah sebagai daerah penyangga ketahanan pangan nasional harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan pertanian.

“Pembangunan pertanian merupakan prioritas utama guna meningkatkan pemenuhan swasembada, kedaulatan dan ketahanan pangan secara berkelanjutan,” terangnya.

Ia menekankan bahwa petani sebagai pelaku utama dalam mencapai keberhasilan pembangunan pertanian perlu mendapatkan perlindungan. “Apalagi adanya perubahan iklim, globalisasi dan gejolak ekonomi global, kerentanan terhadap bencana alam dan risiko usaha, serta sistem pasar yang tidak berpihak kepada petani, maka diperlukan perlindungan dan pemberdayaan bagi petani secara sistematis dan berkelanjutan.”

Capaian Swasembada Beras di Jawa Tengah

Sarif menyebut capaian swasembada beras di Jawa Tengah mengalami perkembangan positif. Produktivitas padi pada periode Januari sampai April 2026 sudah mencapai 4.696.422 ton, atau sekitar 44,48 persen dari target 10,5 juta ton.

“Faktor yang mendorong capaian tersebut adalah kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga pembelian yang memberikan kepastian bagi petani,” katanya. Kebijakan itu membuat petani lebih nyaman menjual hasil produksinya kepada Bulog karena harga yang ditawarkan dinilai lebih kompetitif.

Menurut Sarif, pendekatan serupa juga perlu dipertimbangkan untuk sejumlah komoditas pertanian lainnya. “Karena kepastian harga ini penting agar petani memiliki kepastian usaha sekaligus terdorong meningkatkan produksi dalam negeri,” tambahnya.

Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan

Beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk memastikan keberlanjutan swasembada pangan antara lain:

  • Peningkatan kebijakan harga yang pasti dan stabil
  • Penguatan regulasi yang melindungi petani dari risiko pasar
  • Peningkatan akses teknologi dan pendidikan pertanian
  • Penyediaan infrastruktur yang memadai untuk mendukung produksi pertanian
  • Pengembangan sistem distribusi yang efisien dan adil

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan petani dapat terus berkembang dan menjaga kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *