Bangko, Forumnusantaranews.com-
Kecamatan Sungai Manau sukses menjadi tuan rumah sekaligus keluar sebagai Juara Umum pada Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits MTQH ke-52 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2026.
Ajang yang berlangsung di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau ini resmi ditutup pada Rabu (22/7/2026) oleh Bupati Merangin M. Syukur.
Penutupan turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, pengurus LPTQ, dan tamu undangan lainnya.
Berdasarkan hasil akhir, kafilah Kecamatan Sungai Manau berhasil mengumpulkan total nilai tertinggi sebesar 295 poin. Raihan ini mengantarkan mereka ke podium pertama Juara Umum MTQH ke-52.
Posisi runner-up diraih Kecamatan Pamenang dengan 282 poin. Sementara peringkat ketiga ditempati Kecamatan Batang Masumai dengan perolehan 184 poin.
Prestasi Sungai Manau ini menjadi bukti keseriusan tuan rumah dalam pembinaan kafilah. Sorak gembira warga setempat mengiringi pengumuman juara umum.
Berikut daftar lengkap perolehan nilai 24 kecamatan peserta 1. Sungai Manau– 295 poin 2. Pamenang – 282 poin 3. Batang Masumai– 184 poin 4. Renah Pembarap– 173 poin 5. Nalo Tantan– 160 poin 6. Muara Siau– 136 poin 7. Tabir Ulu– 136 poin 8. Tabir Barat – 116 poin 9. Tabir Lintas– 103 poin 10. Tabir Ilir– 100 poin 11. Jangkat Timur – 93 poin 12. Margo Tabir – 93 poin 13. Pamenang Selatann– 91 poin 14. Tabir Selatan – 90 poin 15. Pangkalan Jambu – 86 poin 16. Pamenang Barat – 79 poin 17. Bangko Barat – 73 poin 18. Lembah Masurai – 69 poin 19. Tabir– 33 poin 20. Renah Pamenang– 30 poin 21. Bangko – 21 poin 22. Tabir Timur – 15 poin 23. Tiang Pumpung – tanpa nilai 24. Jangkat – tanpa nilai
Meskipun keluar sebagai Juara Umum, para kafilah dari Kecamatan Sungai Manau tidak secara otomatis menjadi utusan tunggal Kabupaten Merangin ke MTQH Tingkat Provinsi Jambi.
Bupati M. Syukur menegaskan seluruh peserta berprestasi tetap harus melalui proses verifikasi dan seleksi ketat oleh Tim Seleksi LPTQ Kabupaten Merangin.
“Yang terbaik akan kita kirim untuk mengharumkan nama Merangin di tingkat provinsi. Karena itu proses seleksi harus benar-benar objektif,” tegas Bupati.
Dengan ditutupnya MTQH ke-52, Pemkab Merangin berharap pembinaan terus berlanjut agar lahir qori-qoriah dan hafiz-hafizah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.(*)
Kecamatan Sungai Manau sukses menjadi tuan rumah sekaligus keluar sebagai Juara Umum pada Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits MTQH ke-52 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2026.
Ajang yang berlangsung di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau ini resmi ditutup pada Rabu (22/7/2026) oleh Bupati Merangin M. Syukur.
Penutupan turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, pengurus LPTQ, dan tamu undangan lainnya.
Berdasarkan hasil akhir, kafilah Kecamatan Sungai Manau berhasil mengumpulkan total nilai tertinggi sebesar 295 poin. Raihan ini mengantarkan mereka ke podium pertama Juara Umum MTQH ke-52.
Posisi runner-up diraih Kecamatan Pamenang dengan 282 poin. Sementara peringkat ketiga ditempati Kecamatan Batang Masumai dengan perolehan 184 poin.
Prestasi Sungai Manau ini menjadi bukti keseriusan tuan rumah dalam pembinaan kafilah. Sorak gembira warga setempat mengiringi pengumuman juara umum.
Berikut daftar lengkap perolehan nilai 24 kecamatan peserta 1. Sungai Manau– 295 poin 2. Pamenang – 282 poin 3. Batang Masumai– 184 poin 4. Renah Pembarap– 173 poin 5. Nalo Tantan– 160 poin 6. Muara Siau– 136 poin 7. Tabir Ulu– 136 poin 8. Tabir Barat – 116 poin 9. Tabir Lintas– 103 poin 10. Tabir Ilir– 100 poin 11. Jangkat Timur – 93 poin 12. Margo Tabir – 93 poin 13. Pamenang Selatann– 91 poin 14. Tabir Selatan – 90 poin 15. Pangkalan Jambu – 86 poin 16. Pamenang Barat – 79 poin 17. Bangko Barat – 73 poin 18. Lembah Masurai – 69 poin 19. Tabir– 33 poin 20. Renah Pamenang– 30 poin 21. Bangko – 21 poin 22. Tabir Timur – 15 poin 23. Tiang Pumpung – tanpa nilai 24. Jangkat – tanpa nilai
Meskipun keluar sebagai Juara Umum, para kafilah dari Kecamatan Sungai Manau tidak secara otomatis menjadi utusan tunggal Kabupaten Merangin ke MTQH Tingkat Provinsi Jambi.
Bupati M. Syukur menegaskan seluruh peserta berprestasi tetap harus melalui proses verifikasi dan seleksi ketat oleh Tim Seleksi LPTQ Kabupaten Merangin.
“Yang terbaik akan kita kirim untuk mengharumkan nama Merangin di tingkat provinsi. Karena itu proses seleksi harus benar-benar objektif,” tegas Bupati.
Dengan ditutupnya MTQH ke-52, Pemkab Merangin berharap pembinaan terus berlanjut agar lahir qori-qoriah dan hafiz-hafizah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.(*)
Tinggalkan Balasan