Amarta Pertanyakan Dampak Penutupan Lahan Milik Pemprov Jabar di Ciwangi, Kepala UPTD Puskeswan: Akses Masuk Susah

Foto saat Ketua Amarta mempertanyakan ke kepala UPTD Puskeswan dampak dari penutupan lahan .

Forumnusantaranews.com– Ketua Aspirasi Masyarakat Purwakarta (Amarta), Tarman Sonjaya, mempertanyakan dampak yang ditimbulkan terhadap pelayanan kesehatan hewan setelah adanya penutupan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di kawasan Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Kepala UPTD Puskeswan Ciwangi, drh.Ari Citra Utami J.M mengatakan dampak dari penutupan tersebut yang paling kelihatan akses masuk ke area Puskesmas.

“Kendalanya iya itu, warga yang mau kesini agak susah, harus melewati tembok yang dekat warung yang kebetulan berlubang, karena semua pagar di kunci pake rantai gembok,” ucapnya, Selasa 26 Mei 2026.

Dia juga menjelaskan, awal dari penutupan tersebut juga sempat menghambat pelayanan Puskeswan, “Kita juga sempat tidak membuka pelayanan sehari karena adanya penutupan itu,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, penutup dilakukan oleh masyarakat yang mengaku sebagai ahli waris dari pemilik lahan.

“Katanya ini milik pribadi warisan orang tua nya,”pungkasnya.

Tarman Sonjaya berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah agar tidak memicu konflik berkepanjangan serta memastikan aset negara dan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *