Bupati Merangin M. Syukur Benahi Wajah Kota Bangko Tata PKL, Perbaiki Drainase, Ajak Warga Jaga Kebersihan

Merangin, Forumnusantaranews.com-
Wajah Kota Bangko akan segera berubah. Pemerintah Kabupaten Merangin saat ini tengah gencar melakukan penataan estetika kota dan perbaikan fasilitas umum secara menyeluruh.
Langkah besar ini diambil untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini dikeluhkan warga, mulai dari banjir lokal akibat drainase tersumbat hingga trotoar yang tidak bisa difungsikan pejalan kaki.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Merangin M. Syukur saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Masjid Baitussalam, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko.
Di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat, Bupati M. Syukur meluruskan berbagai anggapan keliru yang beredar terkait penataan Pedagang Kaki Lima PKL.
“Saya luruskan. Pemerintah daerah sama sekali tidak punya niat untuk mematikan ekonomi warga. Justru sebaliknya, kita ingin menata agar ekonomi tetap jalan tapi kota juga tertib,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan, tujuan utama penataan adalah mengembalikan fungsi fasilitas publik. Trotoar yang selama ini digunakan berdagang akan dikembalikan fungsinya agar kembali ramah dan aman bagi pejalan kaki, penyandang disabilitas, serta anak sekolah.
“Kalau kota tertata, bersih, dan nyaman, pembeli juga akan lebih nyaman datang. Ini demi kebaikan bersama,” tambahnya.
Pemkab Merangin juga menyiapkan skema relokasi dan penataan ulang lokasi PKL agar para pedagang tetap bisa berjualan di tempat yang representatif dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Selain penataan PKL, fokus besar Pemkab Merangin saat ini adalah perbaikan infrastruktur drainase.
Bupati M. Syukur menyebut, banjir lokal di beberapa titik Kota Bangko sebagian besar disebabkan oleh drainase yang tersumbat sampah dan pendangkalan akibat limbah.
Untuk itu, Pemkab mulai melakukan pembongkaran dan perbaikan total drainase secara bertahap. Titik pertama yang menjadi prioritas adalah kawasan Yamaha hingga area bawah jembatan layang.
“Kita temukan banyak sumbatan parah di sana. Ada juga pembuangan limbah ilegal yang menyumbat aliran air. Ini harus kita bereskan dulu,” jelas Bupati.
Perbaikan drainase ini ditargetkan bisa mengurangi titik-titik genangan saat hujan deras dan memperlancar aliran air ke sungai.
Di akhir penyampaian, Bupati M. Syukur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi.
“Pemerintah bisa membangun, bisa membongkar, bisa memperbaiki. Tapi kalau kesadaran warga belum tumbuh, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga.
“Kemajuan dan kenyamanan Kabupaten Merangin tidak akan terwujud tanpa adanya kedisiplinan dan kontribusi aktif dari warga dalam mengelola sampah. Jangan buang sampah ke drainase. Mari kita jaga kota kita bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan penataan estetika, pembenahan drainase, dan dukungan penuh masyarakat, Pemkab Merangin optimis Kota Bangko akan menjadi kota yang lebih tertata, bebas banjir, dan nyaman untuk beraktivitas ekonomi maupun sosial.(Nic/Tat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *