forumnusantaranews.com, JAKARTA — Persaingan industri otomotif nasional semakin ketat seiring dengan mulai pulihnya pasar kendaraan domestik sepanjang Januari-April 2026. Toyota masih mempertahankan dominasi sebagai merek mobil dengan penjualan terbesar di Indonesia. Sementara itu, produsen kendaraan listrik asal China, BYD, berhasil menembus posisi 5 besar dan melampaui Honda.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales atau distribusi pabrikan ke dealer selama Januari-April 2026 mencapai 289.787 unit. Angka tersebut tumbuh 12,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode sama 2025 yang sebesar 257.647 unit.
Adapun penjualan ritel atau distribusi dari dealer ke konsumen pada empat bulan pertama tahun ini tercatat sebanyak 287.581 unit, meningkat 6,9% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 268.940 unit.
Secara merek, Toyota masih memimpin pasar otomotif nasional dengan torehan wholesales sebanyak 86.270 unit sepanjang Januari-April 2026. Di posisi kedua terdapat Daihatsu yang membukukan penjualan 48.280 unit.
Selanjutnya, Mitsubishi Motors berada di posisi ketiga dengan penjualan 24.279 unit, disusul Suzuki sebanyak 24.154 unit di urutan keempat.
Sementara itu, BYD masuk jajaran lima besar merek mobil terlaris di Indonesia setelah mencatat penjualan 17.098 unit. Torehan tersebut melampaui capaian wholesales Honda yang berada di angka 15.893 unit.
Saat ini, BYD memasarkan sejumlah model kendaraan listrik di Indonesia seperti BYD Atto 1, BYD Atto 3, BYD Sealion 7, BYD Seal, BYD Dolphin, hingga BYD M6. Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat dengan kapasitas terpasang mencapai 150.000 unit per tahun.
Berikutnya, daftar merek mobil dengan penjualan tertinggi ditempati Jaecoo sebanyak 11.284 unit, Mitsubishi Fuso 11.088 unit, Isuzu 8.250 unit, serta Hyundai dengan penjualan 6.308 unit.
Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menilai penguatan penjualan kendaraan pada April 2026 didorong oleh kondisi ekonomi nasional yang relatif stabil, termasuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61% pada kuartal I/2026.
Selain itu, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-rate) yang masih berada di level 4,75% dinilai turut menopang minat masyarakat membeli kendaraan melalui fasilitas pembiayaan kredit.
“Ya, mungkin pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik. Selain itu, suku bunga perbankan juga masih cukup baik,” ujar Jongkie kepada Bisnis, Senin (11/5/2026).
Meski demikian, Gaikindo tetap mewaspadai pelemahan nilai tukar rupiah yang telah bergerak di atas Rp17.300 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi itu dinilai berpotensi memberi tekanan terhadap industri otomotif.
Jongkie menjelaskan, apabila depresiasi rupiah terus berlangsung dalam jangka panjang, maka produsen kendaraan akan menghadapi kenaikan biaya impor bahan baku maupun komponen, sehingga koreksi harga jual kendaraan sulit dihindari.
“Mudah-mudahan rupiah bisa menguat lagi agar para produsen tidak perlu melakukan penyesuaian harga,” pungkasnya.
10 Merek Mobil Terlaris Januari-April 2026 (wholesales):
1. Toyota: 86.270 unit
2. Daihatsu: 48.280 unit
3. Mitsubishi Motors: 24.279 unit
4. Suzuki: 24.154 unit
5. BYD: 17.098 unit
6. Honda: 15.893 unit
7. Jaecoo: 11.284 unit
8. Mitsubishi Fuso: 11.088 unit
9. Isuzu: 8.250 unit
10. Hyundai: 6.308 unit
Tinggalkan Balasan