Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Dibuka, Targetkan Lebih Banyak Mahasiswa
Beasiswa Kalla 2026 kembali membuka pendaftaran untuk gelombang kedua. Program beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla ini telah sukses menjangkau sejumlah universitas di Indonesia pada gelombang pertama. Pada gelombang pertama, jumlah pendaftar mencapai 1.236 mahasiswa yang berasal dari wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Program ini dirancang sebagai bentuk dukungan pendidikan berupa bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta pengembangan kepemimpinan. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan biaya perkuliahan.
Fokus pada Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
Selain bantuan finansial, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan program pengembangan kapasitas melalui berbagai kegiatan pembinaan. Kegiatan tersebut fokus pada penguatan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Hal ini bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan keterampilan yang relevan dalam menjalani pendidikan dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, menyampaikan bahwa Beasiswa Kalla tidak hanya bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan, tetapi juga ingin melahirkan generasi muda yang memiliki karakter, kapasitas kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Proses Seleksi dan Persyaratan Pendaftaran
Proses seleksi Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 akan dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai ketentuan program. Calon peserta diharapkan memperhatikan seluruh persyaratan serta melengkapi dokumen pendaftaran dengan benar agar dapat mengikuti proses seleksi.
Pendaftaran Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 dibuka mulai 15 Juli hingga 31 Agustus 2026. Calon pendaftar dapat mengakses formulir pendaftaran melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.
Sebelumnya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, Dr Andi Lukman, menyambut baik Beasiswa Kalla 2026. Menurutnya, program ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga dhuafa dan prasejahtera di kawasan Indonesia Timur.
“Bagi calon pendaftar, program ini layak diperjuangkan. Persiapkan dokumen sejak dini dan tulis esai dengan jujur dan penuh keyakinan,” kata Andi Lukman.
Manfaat Tambahan: Magang di Unit Bisnis Kalla
Selain bantuan UKT maksimal sebesar Rp7.500.000 per semester hingga semester 8, penerima Beasiswa Kalla juga akan dilibatkan dalam program pengabdian masyarakat melalui Desa Bangkit Sejahtera. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial.
Selain itu, penerima beasiswa berkesempatan mengikuti program magang di unit bisnis Kalla Group. Hal ini menjadi ruang pembelajaran langsung di dunia kerja, sehingga membantu penerima beasiswa dalam mengembangkan kemampuan profesional mereka.
Program Pelatihan yang Beragam
Beasiswa Kalla juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas penerima beasiswa melalui pelatihan kepemimpinan, sosial, inovasi, dan literasi digital. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya didukung secara finansial, tetapi juga dibekali keterampilan yang relevan untuk pengembangan diri dan kontribusi sosial.
Tinggalkan Balasan