Kepengurusan KONI Bali 2026-2030 Diumumkan, Penuh Energi Baru dan Pengalaman
Ketua Umum KONI Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, secara resmi mengumumkan pengangkatan personalia Pengurus KONI Provinsi Bali untuk masa bakti 2026 hingga 2030. Keputusan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 56 Tahun 2026 yang dikeluarkan di Jakarta pada 29 April 2026.
Keputusan ini menjadi langkah penting bagi dunia olahraga di Pulau Dewata setelah dilaksanakannya Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali pada 23 Maret 2026 lalu. Struktur kepemimpinan yang baru menunjukkan komitmen untuk memperkuat jaringan olahraga dari tingkat dasar hingga puncak.
Pemimpin Baru dengan Kekuatan Politik dan Integritas
I Nyoman Giri Prasta kini menjabat sebagai Ketua Umum KONI Bali. Ia didampingi oleh sejumlah tokoh yang memiliki peran penting dalam kehidupan politik lokal serta pengalaman dalam dunia olahraga. Salah satu yang menonjol adalah I Bagus Jagra Wibawa, yang menduduki posisi Wakil Ketua Umum II. Sosok yang akrab disapa Gus Jagra ini juga aktif sebagai anggota DPRD Kota Denpasar dan manajer tim pencak silat PON Bali. Selain itu, ia merupakan adik kandung dari Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa (Gus Bota), sehingga diharapkan mampu memperkuat jaringan organisasi olahraga di Bali.
Komposisi Kepemimpinan yang Berpengalaman
Struktur kepemimpinan inti KONI Bali 2026-2030 juga diperkuat oleh wajah-wajah berpengalaman. Dr. Drs. Maryoto Subekti kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I, sedangkan Ida Bagus Gde Wesnawa Punia mengisi posisi Wakil Ketua Umum III. Di posisi Sekretaris Umum, I Ketut Jagra Sunu menggantikan I Nyoman Yamadhiputra. Ia adalah mantan Ketua KONI Gianyar dan tokoh IPSI Bali, yang didampingi oleh I Putu Bayu Airlangga sebagai Wakil Sekretaris.
Untuk urusan keuangan, I Made Sugita dipercaya sebagai Bendahara dengan Komang Takuaki Banuartha sebagai Wakil Bendahara. Penyegaran juga terjadi di berbagai bidang strategis. Anak Agung Ngurah Maha Diptha kini memimpin Bidang Organisasi, sementara Agung Bagus Tri Chandra Arka atau Gung Cok tetap memimpin Bidang Pembinaan Prestasi.
Perhatian Khusus pada Kesehatan Atlet dan Humas
Bidang Kesehatan Atlet kini dipimpin oleh dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, yang juga menjabat Ketua Umum Pengprov POBSI Bali. Ia bekerja sama dengan para pakar medis seperti Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika dan Dr. dr. I Gusti Ngurah Wien Aryana. Sementara itu, Bidang Humas, Media, dan Promosi dipimpin oleh Drs. Ida Bagus Surja Manuaba, yang juga merupakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.
Bidang Hukum dan Etika yang Kuat
Keamanan hukum organisasi tetap dipercayakan kepada Fredrik Billy sebagai Ketua Bidang Hukum dan Etika. Ia didampingi oleh I Ketut Wiratmaja dan Kadek Agus Suartana. Untuk Bidang Dana dan Kesejahteraan Pelaku Olahraga, Ir. I Gusti Agung Ngurah Susrama Putra menjadi ketua, dibantu oleh beberapa anggota lainnya.
Struktur Lengkap untuk Menunjang Kinerja KONI Bali
Struktur KONI Bali 2026-2030 mencakup berbagai bidang seperti Perencanaan dan Anggaran, Penelitian, Pengembangan IPTEK dan Sport Science, Pendidikan, Penataran dan Pengumpul Data, Hubungan Luar Negeri dan Sport Tourism, serta Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga. Setiap bidang dipimpin oleh tokoh-tokoh berkompeten dan berpengalaman.
Selain itu, KONI Bali 2026-2030 didukung oleh jajaran Pembina yang terdiri dari tokoh-tokoh penting seperti Gubernur Bali dan Kapolda Bali. Dewan Kehormatan dan Dewan Penyantun juga terdiri dari tokoh senior yang telah berkontribusi besar dalam dunia olahraga Bali.
Pengawasan Internal yang Efektif
Badan Audit Internal yang diketuai oleh Ida Bagus Gede Sudarsana bertugas melakukan pengawasan internal agar seluruh kegiatan KONI Bali berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dengan komposisi yang solid dan penuh energi baru, kepengurusan di bawah kepemimpinan I Nyoman Giri Prasta diharapkan mampu membawa olahraga Bali melompat lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional hingga masa tugas berakhir pada Maret 2030.
Tinggalkan Balasan