Innalillahi, KH Hasanuddin Kriyani Wafat, Warga Lantunkan Tahlil dan Zikir

Pendidikan4 Dilihat

Kabar Duka: Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pondok Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon. KH Hasanuddin Kriyani, yang baru saja menjabat sebagai Sesepuh Buntet Pesantren selama sebulan, meninggal dunia di Jakarta pada Rabu (12/8/2026). Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat dan santri di lingkungan pesantren.

Pondok Buntet Pesantren secara resmi mengumumkan wafatnya KH Hasanuddin Kriyani melalui akun Instagram @buntetpesantren. Pengumuman tersebut meminta masyarakat untuk memberikan doa terbaik bagi almarhum. “Mohon ziyadah doa untuk Almarhum Almaghfurlah KH Hasanuddin Kriyani, Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, yang wafat di Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026. Al-Fatihah,” tulis akun tersebut.

Rekam Jejak Almarhum

KH Hasanuddin Kriyani dikenal sebagai tokoh yang sangat tekun dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Sejak usia muda, ia aktif dalam pengajaran di lingkungan pesantren dan pernah menjabat sebagai kepala madrasah di Buntet Pesantren. Di luar area pesantren, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon.

Kepergian almarhum terasa begitu cepat, karena ia baru saja dilantik sebagai Sesepuh Buntet Pesantren sekitar satu bulan lalu, setelah sebelumnya KH Adib Rofiuddin Izza wafat pada 1 Juni 2026. Penetapan KH Hasanuddin Kriyani sebagai pemimpin tertinggi dilakukan oleh para masyayikh Dewan Sepuh melalui musyawarah dan salat istikharah hingga tercapai kesepakatan (ittifaq).

Kedatangan Jenazah Disambut Haru

Jenazah KH Hasanuddin Kriyani tiba di rumah duka di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, pada malam hari. Kedatangan ambulans pembawa jenazah disambut suasana haru oleh warga dan para santri. Ratusan orang berbaris rapi di sepanjang gang akses menuju rumah duka sambil melantunkan tahlil dan zikir.

Saat kereta jenazah berwarna putih tiba, petugas dan warga segera mengatur jalur agar kendaraan dapat mendekat. Keranda berbalut kain hijau kemudian dipanggul bersama-sama melewati kerumunan menuju rumah duka. Jenazah almarhum akan dimakamkan pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di kompleks pemakaman Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon.

Pejabat Daerah Bertakziah

Sejumlah pejabat daerah turut bertakziah ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, salah satunya adalah Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama. Ia hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, dan personel Polresta Cirebon.

Kombes Pol Imara Utama menyampaikan bahwa sosok almarhum merupakan teladan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. “Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal ibadah, kebaikan, dan pengabdian beliau diterima oleh Allah SWT serta menjadi amal jariyah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Imara dalam keterangan tertulisnya.

Untuk memastikan rangkaian prosesi pemakaman pada Kamis pagi berjalan tertib, pihak Polresta Cirebon juga telah menyiagakan personel untuk pelayanan dan pengamanan di sekitar lokasi Buntet Pesantren.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *