Kelompok Tani Makmur Jaya Dapat Bantuan Disalurkan ke Semua Anggota


Probolinggo,forumnusantaranews.com-Kementerian Pertanian (Kemtan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) kembali menegaskan, hanya semua bantuan untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani. H
al ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 47 Tahun 2017 tentang Alokasi semua bantuan tersebut.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) melalui dinas pertanian kabupaten probolinggo, untuk bertujuan memakmurka masyarakat petani khususnya di desa alas sumur lor kecamatan besuk dan kelompok tani juga harus menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).


“Bantuan tersebut berupa pupuk dan berupa benih padi yang sudah di salurkan ke anggota kelompok tani makmur jayadan untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani dan didistribusikan sesuai kebituhan anggota dengan alokasi yang sudah ditetapkan,dan tepat sasaran” kata ketua kelompok”
Ketua kelompok tani makmur jaya zainullah mengatakan kepada wartawan surya indo bahwa anggota sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah baik dari kabupaten atau propensi dan itu jugak menyarankan semua anggota biar menikmati dari segala hal .
Terkait dengan semua bantian yanh sudah dinsalurkan ke anggota sangat banyak hikmahnya atau faidahnya dengan cara ketua kelompok puas dan semua anggo sebanyak 25 anggota jugak puas .
Dan juga untuk memajukan dan meningkatkan potensi dari semua apa yang direncanakan oleh ketua kelompok makmur jaya tersebut maka ketua kelompok menhadakan ke kreatifan supaya di tiru oleh semua anggonya ( zainullah ) memberikan kekreatipan usahanya kacang rendam …usaha tersebut sudah mulai berjalan selama 3 bulan sampai sekarang setiap minggunya menghabiskan 3 kwintal kacang tanah yang di kelolanya ini adalah suatu bentuk contoh kepada anggota dan masyarakat sekitarnya supaya berkreatif juga ” katanya ”
“Kelompok tani makmur jaya harus segera menyusun RDKK agar segera mendapatkan bantuan kembali
Sesuai dengan kebutuha anggota .
“Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam,” ujarnya(sin).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *