Kepala BPJS Kesehatan ajak olahraga rutin untuk hidup lebih sehat

Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung dan Kesejahteraan Masyarakat

Mempertahankan kesehatan jantung bisa dimulai dari langkah sederhana, yaitu dengan rutin berolahraga. Salah satu tokoh yang menekankan pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan adalah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Ia menyatakan bahwa aktivitas fisik seperti lari ringan memiliki banyak manfaat jangka panjang bagi tubuh.

“Saya bukan pelari, tetapi saya selalu berusaha hidup sehat. Dengan rajin berlari, detak jantung akan meningkat, sehingga pembuluh darah menjadi lebih fleksibel dan bisa mencegah tekanan darah tinggi,” ujarnya saat menghadiri acara bersama komunitas pelari BPJS di Brebes.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa olahraga dapat membantu mengurangi risiko diabetes. “Ketika kita berolahraga, insulin di otot akan dilepaskan, sehingga kadar gula darah turun. Dengan begitu, risiko diabetes bisa diminimalisir. Olahraga juga bisa memperpanjang usia hidup, dan hasilnya bisa dirasakan 5 hingga 10 tahun ke depan.”

BPJS Kesehatan terus berupaya memperkuat program promosi dan pencegahan. Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan, konsep ini sangat penting karena biaya layanan kesehatan yang dikeluarkan untuk pengobatan kuratif bisa ditekan melalui penguatan upaya preventif.

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang membutuhkan biaya besar. Pada 2025, BPJS Kesehatan menghabiskan dana sebesar Rp17,3 triliun untuk menangani 29,7 juta kasus penyakit jantung. Selain itu, biaya besar juga dialokasikan untuk penyakit lain seperti gagal ginjal, kanker, dan stroke.

Penyakit Kronis Bukan Hanya Tantangan Usia Lanjut

Menurut Pujo, penyakit kronis tidak hanya menjadi masalah bagi orang tua, tetapi juga mengancam generasi muda. Untuk menghadapi hal ini, BPJS Kesehatan menggagas Program Prolanis Muda. Program ini bertujuan untuk mencegah peningkatan kasus hipertensi dan diabetes pada masyarakat usia di bawah 45 tahun.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, Prolanis Muda diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam perubahan perilaku masyarakat muda menuju gaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Konsep Gotong Royong dalam Program JKN

Program JKN mengusung konsep gotong royong. Dana utama berasal dari iuran peserta. Peserta yang sehat membantu membiayai peserta yang sakit. Oleh karena itu, Pujo berharap masyarakat dapat mendukung keberlanjutan program ini dengan menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.

“Dengan rutin berolahraga dan menjaga kesehatan, kita sudah berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan Program JKN. Jangan lupa untuk memperhatikan asupan makanan, mengurangi gula, garam, dan minyak, agar investasi kesehatan kita di masa depan tetap optimal,” pesannya.

Layanan Pendukung untuk Peserta JKN

Di hari yang sama, Pujo juga melakukan kunjungan ke RSUD Brebes dan RS Islami Mutiara Bunda untuk meninjau layanan peserta JKN. Ia mengimbau jika ada peserta yang mengalami kesulitan di rumah sakit, segera menghubungi petugas BPJS SATU yang tersedia.

Nama, foto, dan nomor kontak petugas BPJS SATU terpampang di ruang publik. Masyarakat juga bisa menyampaikan keluhan melalui beberapa saluran, antara lain:

  • Chat WhatsApp PANDAWA di nomor 0811 8 165 165
  • Aplikasi Mobile JKN
  • Care Center 165
  • Petugas PIPP (Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan) yang disediakan rumah sakit

Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat merasa lebih nyaman dan mudah dalam mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *