Bungo, Forumnusantaranews.com-
Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke
Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Senin (28/9/2026). Kunjungan tersebut
difokuskan untuk meninjau langsung pengelolaan hutan desa di Lanskap Bujang
Raba serta melihat praktik pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal
masyarakat.
Menhut hadir didampingi Gubernur Jambi Al Haris dan jajaran Dirjen
Kementerian Kehutanan. Kedatangan rombongan disambut langsung Bupati Bungo
H. Dedy Putra bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Kabupaten Bungo.
Agenda utama Menhut di Bungo adalah meninjau proyek karbon Lanskap Bujang
Raba yang mencakup lima hutan desa. Kawasan ini menjadi salah satu model
pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan upaya
pengurangan emisi karbon dengan pengembangan ekonomi hijau.
Di sela peninjauan, Raja Juli Antoni berdialog langsung dengan warga Desa
Lubuk Beringin, Kecamatan Bathin III Ulu. Ia mendengarkan pengalaman
masyarakat dalam menjaga hutan dan mengelola kawasan secara kolektif dan
berkelanjutan.
Menteri Kehutanan pun memberikan apresiasi . Menurutnya, Lanskap Bujang
Raba layak menjadi percontohan nasional pengelolaan hutan desa. “Lanskap
Bujang Raba ini patut menjadi contoh,” ujar Raja Juli Antoni di hadapan
warga.
Selain melihat pengelolaan hutan desa, Menhut juga meninjau langsung lubuk
larangan di Dusun Lubuk Beringin. Lubuk larangan merupakan tradisi adat
masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian sungai dan sumber daya
perikanan. Aturan adat tersebut melarang penangkapan ikan di area tertentu
dalam waktu yang disepakati, sehingga ekosistem sungai tetap terjaga dan
hasilnya bisa dinikmati bersama secara berkelanjutan.
Keberadaan lubuk larangan menjadi bukti nyata bahwa kearifan lokal mampu
menjadi instrumen efektif dalam menjaga lingkungan hidup.
Diketahui, Lanskap Bujang Raba merupakan singkatan dari Bukit Panjang
Rantau Bayur. Kawasan ini memiliki luas sekitar 7.291 hektare dan mencakup
lima desa. Pengelolaannya dilakukan dengan pendekatan berbasis masyarakat
dan dikembangkan melalui skema jasa lingkungan serta proyek karbon.
Desa Lubuk Beringin sendiri menjadi salah satu desa inti di dalam Lanskap
Bujang Raba sekaligus menjadi lokasi kunjungan kerja Menhut kali ini.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Kehutanan juga dijadwalkan
menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial untuk Kabupaten
Sarolangun. Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah
untuk memperluas akses legal masyarakat dalam mengelola kawasan hutan
secara berkelanjutan, berkeadilan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi
masyarakat desa hutan.(*)

























