Merangin, Forumnusataranews.com-
Guna mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital, Dinas Komunikasi dan Informatika Diskominfo Kabupaten Merangin menggelar Rapat Koordinasi Rakor penyamaan persepsi Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital Pemdi 2026. Rakor dilaksanakan di Aula Kantor Diskominfo, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Diskominfo Merangin Ahmad Khoirudin Akhoi ini dihadiri para Sekretaris dari setiap Organisasi Perangkat Daerah OPD di jajaran Pemkab Merangin.
Akhoi menjelaskan, rakor ini digelar untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital.
“Rakor ini untuk mengimplementasikan Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2026 tentang evaluasi kinerja Pemerintah Digital Pemdi. Perlu dilakukan penyamaan persepsi dan evaluasi terhadap perubahan sistem dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik SPBE menjadi Pemerintahan Digital Pemdi,” ujar Akhoi.
Ia menambahkan, rakor juga bertujuan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam memenuhi indikator penilaian Pemdi.
Sebagai salah satu prioritas Pemkab Merangin, transformasi digital terus didorong. Akhoi menargetkan seluruh OPD sudah menggunakan aplikasi Srikandi pada 2026.
“Target kita pada tahun 2026 seluruh OPD sudah menggunakan aplikasi Srikandi. Bagi OPD yang saat ini belum menerapkan Srikandi, akan terus kita dorong dan fasilitasi agar implementasinya berjalan dengan baik,” harap Akhoi.
Selain sistem persuratan, Akhoi juga meminta seluruh OPD lebih aktif mempublikasikan program dan kegiatan melalui media sosial resmi.
“Jangan sampai kegiatan OPD tidak diketahui masyarakat. Kami berharap setiap OPD memiliki akun media sosial aktif, sebagai sarana publikasi sekaligus bentuk transparansi kinerja Pemerintah. Jika ada kendala, Diskominfo siap memfasilitasi dan melakukan pendampingan,” terang Akhoi.
Tim Digital Diskominfo Merangin Hendra Silitonga menjelaskan, evaluasi kinerja Pemdi membutuhkan dukungan penuh dari OPD, terutama dalam pemenuhan data dan dokumen pendukung sesuai indikator.
“Seluruh integrasi layanan yang kita kelola harus memiliki portal. Dukungan seluruh OPD sangat diperlukan karena setiap indikator saling berkaitan dan berpengaruh terhadap hasil evaluasi. Untuk itu, kami akan terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan data dan dokumen dapat dipenuhi bersama,” ujar Hendra.
Di akhir rakor, Akhoi kembali menegaskan pentingnya sinergi.
“Target kita bertahap, tapi mari kita dukung bersama. Pemdi bukan hanya tanggungjawab Diskominfo, tapi merupakan tanggungjawab kita semua, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutup Akhoi.(Tat/Nic)
Guna mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital, Dinas Komunikasi dan Informatika Diskominfo Kabupaten Merangin menggelar Rapat Koordinasi Rakor penyamaan persepsi Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital Pemdi 2026. Rakor dilaksanakan di Aula Kantor Diskominfo, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Diskominfo Merangin Ahmad Khoirudin Akhoi ini dihadiri para Sekretaris dari setiap Organisasi Perangkat Daerah OPD di jajaran Pemkab Merangin.
Akhoi menjelaskan, rakor ini digelar untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital.
“Rakor ini untuk mengimplementasikan Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2026 tentang evaluasi kinerja Pemerintah Digital Pemdi. Perlu dilakukan penyamaan persepsi dan evaluasi terhadap perubahan sistem dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik SPBE menjadi Pemerintahan Digital Pemdi,” ujar Akhoi.
Ia menambahkan, rakor juga bertujuan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam memenuhi indikator penilaian Pemdi.
Sebagai salah satu prioritas Pemkab Merangin, transformasi digital terus didorong. Akhoi menargetkan seluruh OPD sudah menggunakan aplikasi Srikandi pada 2026.
“Target kita pada tahun 2026 seluruh OPD sudah menggunakan aplikasi Srikandi. Bagi OPD yang saat ini belum menerapkan Srikandi, akan terus kita dorong dan fasilitasi agar implementasinya berjalan dengan baik,” harap Akhoi.
Selain sistem persuratan, Akhoi juga meminta seluruh OPD lebih aktif mempublikasikan program dan kegiatan melalui media sosial resmi.
“Jangan sampai kegiatan OPD tidak diketahui masyarakat. Kami berharap setiap OPD memiliki akun media sosial aktif, sebagai sarana publikasi sekaligus bentuk transparansi kinerja Pemerintah. Jika ada kendala, Diskominfo siap memfasilitasi dan melakukan pendampingan,” terang Akhoi.
Tim Digital Diskominfo Merangin Hendra Silitonga menjelaskan, evaluasi kinerja Pemdi membutuhkan dukungan penuh dari OPD, terutama dalam pemenuhan data dan dokumen pendukung sesuai indikator.
“Seluruh integrasi layanan yang kita kelola harus memiliki portal. Dukungan seluruh OPD sangat diperlukan karena setiap indikator saling berkaitan dan berpengaruh terhadap hasil evaluasi. Untuk itu, kami akan terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan data dan dokumen dapat dipenuhi bersama,” ujar Hendra.
Di akhir rakor, Akhoi kembali menegaskan pentingnya sinergi.
“Target kita bertahap, tapi mari kita dukung bersama. Pemdi bukan hanya tanggungjawab Diskominfo, tapi merupakan tanggungjawab kita semua, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutup Akhoi.(Tat/Nic)
Tinggalkan Balasan