Bangko, Forumnusantaranews.com-
Untuk mempercepat penanganan bencana kebakaran dan penyelamatan, Pemerintah Kabupaten Merangin resmi meluncurkan Aplikasi Si-Brama. Ini adalah layanan pengaduan darurat berbasis WhatsApp untuk seluruh masyarakat.
Peluncuran dilakukan di sela kegiatan Car Free Day (CFD) jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Minggu pagi (09/8/2026).
Bupati Merangin H. M. Syukur melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Deffi Martika menyampaikan, Si-Brama hadir sebagai solusi atas keterlambatan laporan selama ini.
“Nomor layanan pengaduan itu secara otomatis langsung terhubung secara cepat ke empat nomor admin dan satgas piket,” kata Deffi.
Menurutnya, dengan sistem ini masyarakat tidak perlu bingung lagi saat terjadi darurat. Cukup kirim pesan via WhatsApp ke 0896-2425-5777.
Deffi juga menjamin kecepatan respon. ‘’Dalam tempo paling lama 15 menit pada radius 07 Km, petugas Damkar dan Penyelamatan akan langsung tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahkan bisa lebih cepat kalau jarak tempuhnya kurang dari 07 Km,’’ tegasnya.
Inovasi lain dari Si-Brama adalah penggunaan barcode. Melalui brosur yang dibagikan, masyarakat bisa langsung scan barcode untuk mengirim laporan.
“Masyarakat cukup scan barcode maka laporan langsung ditindak lanjuti,” terang Deffi.
‘’Kehadiran aplikasi ini kami harapkan mampu memperkuat sistem respons cepat sekaligus meningkatkan komunikasi antara masyarakat dan petugas di lapangan,’’ tambahnya.
Pembagian brosur berlangsung meriah. Ketua TP PKK Merangin Hj. Lavita Syukur bersama Kadis Damkar Deffi Martika, Kadis Parpora Suherman, dan Kadis Kominfo Akhoi turun langsung ke tengah kerumunan warga di CFD.
Ratusan masyarakat yang memadati CFD terlihat antusias mengantre untuk mendapatkan brosur Si-Brama. Banyak warga menilai aplikasi ini sangat penting dan wajib dimiliki setiap kepala keluarga.
Kadis Parpora Merangin Suherman menyebut CFD sebagai sarana positif membangun interaksi pemerintah dengan masyarakat.
‘’Selain menghadirkan aktivitas olahraga dan ruang publik yang sehat, CFD dimanfaatkan sebagai media untuk memperkenalkan berbagai program serta inovasi pelayanan Pemerintah Daerah,’’ jelas Suherman.
Senada, Kadis Kominfo Akhoi mengatakan CFD kini tidak hanya untuk olahraga dan UMKM. “CFD selain jadi sarana olahraga dan UMKM, juga disediakan layanan untuk pembuatan paspor, pelayanan cek kesehatan gratis, sembako murah dan ajang berkumpul para komunitas,” ungkap Akhoi.
Dengan hadirnya Si-Brama, Pemkab Merangin menargetkan tidak ada lagi korban atau kerugian besar akibat keterlambatan informasi.(*)


Tinggalkan Balasan