Muaro Jambi, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 13 Tahun 2024 tentang Gerakan Literasi Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (6/8/2026). Acara ini mengusung tema “Sinergi dalam Mewujudkan Gerakan Literasi Daerah yang Berkelanjutan”.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., Si., secara resmi mengukuhkan Ririn Novianty sebagai Bunda Literasi Kabupaten Muaro Jambi. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan literasi masyarakat dan mendukung transformasi perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa literasi merupakan pondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui Perbup Nomor 13 Tahun 2024, Pemkab Muaro Jambi berkomitmen memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna membangun budaya literasi yang berkelanjutan.
Bupati juga berharap Bunda Literasi dapat menjadi motor penggerak peningkatan minat baca, terutama pada anak-anak, remaja, dan lingkungan keluarga.
“Bunda Literasi berperan sebagai mitra pemerintah dalam menumbuhkan budaya gemar membaca serta belajar sepanjang hayat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Ririn Novianty menyatakan komitmennya untuk mendukung program literasi yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya gerakan literasi tidak hanya melatih kebiasaan membaca, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kualitas sumber daya manusia.
“Kami akan bergerak bersama OPD, sekolah, perpustakaan, dan komunitas untuk memastikan program literasi benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke desa,” ungkap Ririn.
Selain sosialisasi Perbup dan prosesi pengukuhan, acara diisi dengan sesi gelar wicara (talkshow) yang menghadirkan narasumber penguatan budaya literasi dan transformasi perpustakaan. Peserta juga aktif berdiskusi serta menyampaikan masukan terkait pengembangan gerakan literasi di Muaro Jambi.
Melalui agenda ini, seluruh elemen masyarakat, dunia pendidikan, perpustakaan, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat bersinergi mewujudkan Gerakan Literasi Daerah yang berkelanjutan, sehingga budaya membaca menjadi bagian dari kehidupan warga Kabupaten Muaro Jambi.(*)


Tinggalkan Balasan