Pemkot Jambi Lewat TP PKK Perkuat Pencegahan Stunting dengan Gerakan Ayah Peduli Pengasuhan Anak

Daerah30 Dilihat

Jambi, Forumnusantaranews.com-

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus tancap gas dalam percepatan penurunan
stunting. Kali ini melalui Tim Penggerak PKK Kota Jambi sebagai mitra
strategis, fokus pencegahan tidak hanya pada ibu, tetapi juga mendorong
peran aktif ayah.

Upaya tersebut diwujudkan lewat Sosialisasi Ayah Peduli Mencegah Stunting
2026 yang diinisiasi oleh Pokja IV TP PKK Kota Jambi. Acara digelar Selasa,
29 September 2026 di Aula TP PKK Kota Jambi.

Dengan mengusung tema besar “Ayah Terlibat, Keluarga Sehat, Anak Hebat dan
Bebas Stunting”, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota
Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG. Dalam pembukaan tersebut, ia didampingi
Wakil Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com beserta jajaran
wakil ketua lainnya.

Tampak hadir sebagai peserta jajaran TP PKK dari tingkat kecamatan, para
ketua kelompok kerja, dan perwakilan para ayah yang berasal dari berbagai
kecamatan se-Kota Jambi.

Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi terhadap Pokja IV yang telah menginisiasi kegiatan
penting ini. Ia menegaskan bahwa stunting bukan semata menjadi tanggung
jawab ibu atau tenaga kesehatan.

“Ini adalah langkah awal yang menunjukkan komitmen kita bahwa pencegahan
stunting bukan hanya urusan petugas kesehatan, pemerintah, atau ibu. Peran
ayah juga sangat besar dalam menekan angka stunting di Kota Jambi,” ujar
Nadiyah.

Ia menjelaskan, keterlibatan seorang ayah sangat berpengaruh terhadap
tumbuh kembang anak. Tidak hanya itu, kehadiran ayah juga mampu memberikan
rasa aman dan ketenangan bagi ibu, terutama selama menjalani masa kehamilan
hingga menyusui.

“Yang dibutuhkan bukan ayah yang sempurna, tetapi ayah yang hadir dan
memberikan perhatian. Kehadiran ayah sangat menentukan dalam mendukung
tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Nadiyah juga menambahkan, peran ayah yang aktif menjadi bagian penting
dalam membangun keluarga sehat dan meningkatkan semangat ibu dalam
mendampingi anak agar tumbuh menjadi generasi berkualitas.

Ke depan, ia berharap sosialisasi serupa bisa digelar dengan skala lebih
besar dan waktu yang lebih fleksibel agar partisipasi ayah semakin
meningkat.

“Mungkin ke depan akan dibuat sosialisasi yang lebih besar dan dilaksanakan
pada hari libur agar lebih banyak ayah yang bisa menjadi peserta. Dengan
demikian, upaya kita menekan angka stunting dapat semakin kuat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Pokja IV TP PKK Kota Jambi, Sri, dalam laporannya
menjelaskan latar belakang kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini
dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif ayah dalam
pengasuhan anak (fathering), pendampingan remaja, mencegah fenomena
fatherless atau absennya figur ayah, serta mendukung pemenuhan gizi dan
tumbuh kembang anak.

“Harapannya, ayah dapat menjadi mitra aktif ibu dalam menjaga pemenuhan
gizi ibu dan anak, sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh
kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan,” kata Sri.

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak akan maksimal jika
hanya dibebankan kepada satu pihak tetapi membutuhkan dukungan dan
keterlibatan seluruh anggota keluarga.

“Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab seorang ibu ataupun petugas
kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga,
termasuk ayah,” pungkasnya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan dua narasumber
kompeten. Materi pertama disampaikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi tentang peran ayah hebat dalam
mencegah stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Materi kedua
disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi yang membahas peran ayah dalam
pemenuhan gizi, pengasuhan, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Jambi berharap semakin banyak ayah di
Kota Jambi yang menyadari bahwa kehadiran, perhatian, pengasuhan, dan
dukungan penuh terhadap ibu dan anak merupakan kunci utama dalam membangun
keluarga sehat dan mewujudkan anak hebat bebas stunting sejak dini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *