ForumNusantaranews.com PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Komunitas Perempuan, Ibu Rumah Tangga, dan Masyarakat dalam rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) OJK Tahun 2026, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Pesisir Barat melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.KM., M.Kes., di Lobby Teluk Stabas, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Otto Fitriandy beserta jajaran, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., M.Kn., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos., narasumber dari OJK Provinsi Lampung, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), para camat, serta anggota TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sri Agustini disampaikan bahwa di era digital saat ini kemampuan mengelola keuangan menjadi kebutuhan yang sangat penting. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 66,46 persen, sementara tingkat inklusi keuangan telah mencapai 80,51 persen.
“Data ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang telah menggunakan produk dan layanan keuangan, namun belum sepenuhnya memahami manfaat, risiko, hak, maupun kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan. Kondisi ini menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga harus memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan keuangan secara bijaksana,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan OJK dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kami menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan yang terus berkomitmen meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, mandiri, dan bijaksana dalam mengelola keuangan,” tegasnya.
Sri Agustini juga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya perempuan dan ibu rumah tangga sebagai peserta utama. Menurutnya, seorang ibu tidak hanya berperan sebagai pengelola keuangan keluarga, tetapi juga merupakan pendidik pertama bagi anak-anak serta pilar utama dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
“Dari tangan seorang ibu yang bijak mengelola keuangan, lahir keluarga yang lebih tenang, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.
Pemkab Pesisir Barat berharap ilmu yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangan dengan baik demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.KM., M.Kes., secara resmi membuka Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Komunitas Perempuan, Ibu Rumah Tangga, dan Masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) OJK Tahun 2026.(Apri)
Tinggalkan Balasan