Kepala Sekolah Sebagai Saksi Dalam Sidang Uji Materi Program MBG
Dalam sidang uji materi terkait penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), tiga kepala sekolah hadir sebagai saksi dari pemerintah. Sidang yang berlangsung pada hari Rabu (1/7/2026) di Mahkamah Konstitusi (MK) membahas peran dan dampak dari program tersebut dalam sistem pendidikan.
Tiga kepala sekolah yang menjadi saksi adalah Arief Purnama, kepala SMPN 34 Kota Bekasi; Suwaidi, Plt Kepsek SDN 2 Margomulyo, Lampung; serta Nur Azizah, kepala TK Kartika Nawa, Malang, Jawa Timur. Mereka memberikan kesaksian mengenai pelaksanaan program MBG di sekolah masing-masing.
Program MBG Tidak Mengurangi Penghasilan Guru
Salah satu dari mereka, Arief Purnama, menyampaikan bahwa program MBG tidak memengaruhi penghasilan guru di SMPN 34 Kota Bekasi. Ia menjelaskan bahwa baik guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tetap menerima gaji penuh dan tunjangan secara tepat waktu sejak program ini berjalan.
“Berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya selaku kepala sekolah, pelaksanaan program MBG tidak mengurangi penghasilan,” ujarnya. Menurut Arief, semua guru di sekolahnya menerima gaji dan tunjangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa guru honorer tidak mengalami pemotongan pendapatan. Rekrutmen guru PPPK di SMPN 34 Kota Bekasi pun berjalan seperti biasanya, tanpa adanya gangguan akibat program MBG. “Rekrutmen guru PPPK kami tetap berjalan sebagaimana mestinya melalui pemerintah daerah yaitu sebanyak 15 guru dan staf tata usaha,” jelasnya.
Manfaat Program MBG bagi Siswa
Arief juga menegaskan bahwa program MBG memberikan manfaat nyata bagi siswa-siswi SMPN 34 Kota Bekasi. Salah satu dampak positifnya adalah meningkatnya fokus siswa saat belajar. Selain itu, kehadiran siswa di sekolah semakin meningkat karena mereka merasa lebih semangat untuk bersekolah.
Profil Kepala Sekolah Arief Purnama
Arief Purnama, yang menjabat sebagai kepala sekolah SMPN 34 Kota Bekasi sejak Oktober 2023, memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pendidikan. Ia lahir pada 11 Maret 1973 dan diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Desember 2014.
Sebelum menjabat sebagai kepala sekolah, Arief pernah bertugas di SMPN 17 Kota Bekasi. Ia juga aktif dalam berbagai komunitas dan organisasi pendidikan. Salah satunya adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Kota Bekasi.
Arief juga merupakan pendiri Teras Diskusi Foundation dan CEO Komunitas Guru Digital Milenial. Ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bekasi sejak Januari 2025.
Selain aktivitas di dunia pendidikan, Arief juga dikenal sebagai pegiat literasi. Ia sering menulis di Kompasiana untuk mempromosikan SMPN 34 Kota Bekasi. Ia juga menyusun kumpulan puisi karya siswa-siswi sekolahnya yang dibuat menjadi buku berjudul “Anak 34 Hebat, Semangat, & Literat”.
Arief telah meraih berbagai penghargaan, termasuk juara 3 sebagai Kepala Sekolah Kreatif di festival Hari Guru Nasional (HGN) Kota Bekasi pada 2024. Ia juga mendapat piagam penghargaan dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebagai Admin Lokal terkait Perangkat Daerah Sangat Inovatif II Bekasi Innovation Week 2021.
Selain itu, Arief pernah dipilih sebagai Kandidat Guru Inspirator Wisata Literasi Nusantara (WLN) dalam event WLN. Ia juga memiliki kanal YouTube bernama Arief Purnama dengan lebih dari 5.800 subscribers.
Tinggalkan Balasan