Tak terima 2 wartawan yang di nyatakan covid oleh oknum laboraturium dinas kesehatan sulteng akan melayangkan surat Resmi ke mentri kesehatan

Silahkan bisa Share di :

 

 

Sulawesi, Forum Nusantara – Palu. Sabtu 24/07/2021. Tiga orang wartawan melakukan konfrensi pers yang hendak melakukan kegiatan liputan ke luar provinsi.Berinisial IS. MN dan NN pergi ke bandara dengan membawa hasil swab antigen dari dokter pribadi yang menyatakan NEGATIF.

 

 

Setiba dibandara ternyata ketiga wartawan tersebut tidak bisa meneruskan perjalanan di karenakan persyaratan yang berlaku sudah tidak menggunakan Swab Antigen Melainkan Swab PCR.sempat melakukan perdebatan dibandara akhirnya 3 orang wartawan tersebut berinisial IS. MN dan NN lalu pulang ke rumah.

 

 

diperhalanan seorang yang berinisial IS menelfon Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi tengah untuk menanyakan dimana tempat PCR terdekat.lalu Kadis Kesehatan Provinsi Bernama Komang mengarahkan ke Laboraturium kesehatan Provinsi.Komang juga menunjuk seorang rekan nya yang akan membantu ke 3 wartawan tersebut,dengan memberikan nomer hp rekan nya yang bernama Rudi.

 

saat itu juga IS menelfon Rudi sesuai arahan kadis kesehatan.Rudi Menjawab telfon dan mengarahkan ke tempat diamana Laboraturium kesehatan berada.sesampai di laboraturium kesehatan provinsi sulteng.IS .MN.dan NN menjumpai Rudi seorang yang di tunjuk kasis untuk melayani IS.MN dan NN Swab PCR

 

Rudi juga Berkata kepada 3 orang tersebut.nnti hasil di ambil jam 8 dan belum tentu bisa berangkat nanti kalau negatif.jelas rudi kepada IS,Semula IS tidak curiga dengan pernyataan Rudi yang tau hasil positif dan negatif nya seseorang.lalu IS dan kedua Rekan nya melakukan Swab PCR dengan arahan dari Rudi .

 

 

MN rekan Dari IS dan NN saat melakukan swab PCR terlihat mengeluarkan darah dari hidung setelah di colok oleh petugas PCR disana.Terlihat masyarakat yang ingin melakukan swab PCR histeris melihat ke kasaran petugas Swab PCR laboraturium kesehatan provinsi sulteng.

 

 

Setelah melakukan swab PCR malam nya sekitar pukul 20.00 WITA Hasil menyatakan IS dan MN Positif Covid 19 dan NN dinyatakan NEGATIF.sontak IS dan MN tidak terima dengan Hasil tersebut mengingat IS dan MN tidak pernah kontak langsung dengan pengidap covid 19 dia mengatakan kepada Rudi via telfon bahwa Selama di sulteng dia di gunung bagaimana mungkin ada covid 19 disana.jelas nya.

 

 

Tak terima dengan hasil PCR nya IS dan MN melakukan Tes ulang Di RS milik TNI.karena pada saat sebelum tes PCR di Laboraturium kesehatan prov sulteng.tanggal (15/07/2021)IS di swab hasil nya negatif dan pada tanggal (21/07/2021) di tes hasil nya negatif.dan saat tanggal (22/07/2021) di tes di lab kes prov sulteng hasil positif.

 

Pada tanggal 23/07/02021 IS dan MN melakukan Tes PCR ulang di RS Milik TNI .dengan Ramah petugas sewab PCR di RS TNI sangat humanis.melakukan tes kepada masyarakat.sabtu tanggal 24/07/2021 hasil tes PCR keluar dari RS Milik TNI dan Hasil Nya NEGATIF. IS dan MN bisa melakukan liputan ke luar provinsi.

 

saat awak media meminta komfirmasi kepada rudi,terkait permasalahan tersebut, rudi tidak bisa di hubungi.

 

IS.MN Dan NN mengatakan kepada awak media berencana akan melayangkan surat resmi ke presiden dan kementrian kesehatan untuk menindak oknum Laboraturium Kesehatan Provinsi Sulawesi tengah tersebut .agar tidak mudah mengcovid kan masyarakat.imbuhnya

 

IS juga mengatakan kepada awak media akan melaporkan permasalahan ini ke kadis kesehatan Provinsi Sulawesi tengah terkait permasalahan ini.tambahnya

 

(Iqbal/slamet)


Silahkan bisa Share di :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *