Sarolangun, Forumnusantaranews.com-
Suasana hangat penuh kebersamaan terasa sejak fajar menyingsing di Masjid Agung Al Muhajirin, Dusun Tigo, Desa Guruh Baru, Kecamatan Mandiangin Timur, Jumat (31/7/2026).
Ratusan jamaah memadati masjid untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dalam rangkaian kegiatan Shalat Subuh Keliling (Subling) yang dipadukan dengan program Jumat Gotong Royong.
Kegiatan ini merupakan implementasi program strategis Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Gemastajid (Gerakan Memakmurkan Masjid) dan Jumat Gotong Royong.
Dua program ini dirancang untuk menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong di tengah masyarakat.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sarolangun Ny. Ratna Shafira Gerry, Sekretaris Daerah Ir. Muhamad Arief, R.H., M.UM., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Dedy Hendry, M.Si., Kepala BAZNAS Kabupaten Sarolangun Imam Haramein, M.HI., tokoh agama K.H. Rois Amin, S.H.I., M.Pd.I., Camat Mandiangin Timur Mulya Malik, S.H., M.H., jajaran kepala OPD, Kabag Kesra, Kepala Desa Guruh Baru, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Usai menunaikan Shalat Subuh berjamaah, Wabup Gerry Trisatwika menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari penguatan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Kita memulai hari dengan beribadah, kemudian bersama-sama menjaga lingkungan. Semangat inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun Sarolangun yang lebih maju,” ujar Gerry.
Ia menegaskan masjid harus menjadi ruang yang hidup. Bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, membangun kepedulian, dan menumbuhkan semangat untuk bersama-sama memajukan daerah.
Kegiatan dilanjutkan dengan kajian Subuh yang disampaikan mantan Ketua MUI Kabupaten Sarolangun K.H. Rois Amin, S.H.I., M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk terus menjaga keistiqamahan dalam beribadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan akhlak yang baik sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.
Suasana semakin khidmat saat Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama BAZNAS Kabupaten Sarolangun menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Agung Al Muhajirin. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kegiatan keagamaan serta meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Setelah rangkaian kegiatan di dalam masjid selesai, kebersamaan berlanjut di luar. Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar masjid dan permukiman warga.
Dengan membawa sapu, parang, cangkul, dan peralatan kebersihan lainnya, mereka membersihkan saluran air, memotong rumput, serta mengangkut sampah di sekitar lokasi.
Pemandangan itu menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di Sarolangun. Tidak ada sekat antara pemerintah dan warga. Semua bekerja bersama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Program Gemastajid dan Jumat Gotong Royong menjadi salah satu upaya Pemkab Sarolangun dalam menghidupkan kembali budaya kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan rutin setiap Jumat, pemerintah berharap nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong terus tumbuh sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Dengan memadukan ibadah, silaturahmi, kepedulian sosial, dan aksi nyata menjaga lingkungan, kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan masyarakat. Semangat itulah yang terus kami hidupkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Visi Sarolangun Maju,” pungkas Gerry.(*)
Suasana hangat penuh kebersamaan terasa sejak fajar menyingsing di Masjid Agung Al Muhajirin, Dusun Tigo, Desa Guruh Baru, Kecamatan Mandiangin Timur, Jumat (31/7/2026).
Ratusan jamaah memadati masjid untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dalam rangkaian kegiatan Shalat Subuh Keliling (Subling) yang dipadukan dengan program Jumat Gotong Royong.
Kegiatan ini merupakan implementasi program strategis Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Gemastajid (Gerakan Memakmurkan Masjid) dan Jumat Gotong Royong.
Dua program ini dirancang untuk menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong di tengah masyarakat.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sarolangun Ny. Ratna Shafira Gerry, Sekretaris Daerah Ir. Muhamad Arief, R.H., M.UM., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Dedy Hendry, M.Si., Kepala BAZNAS Kabupaten Sarolangun Imam Haramein, M.HI., tokoh agama K.H. Rois Amin, S.H.I., M.Pd.I., Camat Mandiangin Timur Mulya Malik, S.H., M.H., jajaran kepala OPD, Kabag Kesra, Kepala Desa Guruh Baru, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Usai menunaikan Shalat Subuh berjamaah, Wabup Gerry Trisatwika menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari penguatan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Kita memulai hari dengan beribadah, kemudian bersama-sama menjaga lingkungan. Semangat inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun Sarolangun yang lebih maju,” ujar Gerry.
Ia menegaskan masjid harus menjadi ruang yang hidup. Bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, membangun kepedulian, dan menumbuhkan semangat untuk bersama-sama memajukan daerah.
Kegiatan dilanjutkan dengan kajian Subuh yang disampaikan mantan Ketua MUI Kabupaten Sarolangun K.H. Rois Amin, S.H.I., M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk terus menjaga keistiqamahan dalam beribadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan akhlak yang baik sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.
Suasana semakin khidmat saat Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama BAZNAS Kabupaten Sarolangun menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Agung Al Muhajirin. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kegiatan keagamaan serta meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Setelah rangkaian kegiatan di dalam masjid selesai, kebersamaan berlanjut di luar. Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar masjid dan permukiman warga.
Dengan membawa sapu, parang, cangkul, dan peralatan kebersihan lainnya, mereka membersihkan saluran air, memotong rumput, serta mengangkut sampah di sekitar lokasi.
Pemandangan itu menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di Sarolangun. Tidak ada sekat antara pemerintah dan warga. Semua bekerja bersama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Program Gemastajid dan Jumat Gotong Royong menjadi salah satu upaya Pemkab Sarolangun dalam menghidupkan kembali budaya kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan rutin setiap Jumat, pemerintah berharap nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong terus tumbuh sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Dengan memadukan ibadah, silaturahmi, kepedulian sosial, dan aksi nyata menjaga lingkungan, kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan masyarakat. Semangat itulah yang terus kami hidupkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Visi Sarolangun Maju,” pungkas Gerry.(*)
Tinggalkan Balasan