Ahli: Jepang Berikan Senjata Mematikan ke RI dan Filipina untuk Tangkal Ambisi Tiongkok

Kunjungan Menteri Pertahanan Jepang ke Asia Tenggara

Menteri Pertahanan Jepang melakukan tur ke wilayah Asia Tenggara dalam beberapa hari terakhir. Meskipun kunjungan ini tidak terlalu menonjol secara diplomatik, para analis menyebutnya sebagai misi yang jelas dan strategis. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara di kawasan, terutama Indonesia dan Filipina, dalam menghadapi ambisi maritim Tiongkok.

Penguatan Hubungan dengan Negara-Negara Asia Tenggara

Yoichiro Sato, seorang profesor studi keamanan di Universitas Ritsumeikan Asia Pasifik Jepang dan peneliti tamu di Institut Strategi Maritim Korea, menjelaskan bahwa pemberdayaan negara-negara Asia Tenggara akan meningkatkan daya tawar mereka dalam sengketa maritim dengan Tiongkok. Menurutnya, langkah-langkah seperti patroli terus-menerus dan intrusi maritim serta udara dari Tiongkok telah mendorong Tokyo untuk lebih proaktif dalam membantu mitra-mitranya.

Shinjiro Koizumi, Menteri Pertahanan Jepang, tiba di Jakarta pada Senin untuk menandatangani pakta kerja sama pertahanan dengan mitranya dari Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin. Keputusan ini diambil setelah kebijakan penting Tokyo untuk mencabut larangan ekspor senjata mematikan yang telah berlaku selama beberapa dekade.

Setelah kunjungan ke Jakarta, Koizumi akan melanjutkan perjalanan ke Filipina, tempat pasukan Jepang sedang berlatih bersama pasukan AS dalam latihan militer tahunan Balikatan. Perubahan kebijakan Jepang tentang ekspor senjata memungkinkan transfer senjata ke 17 mitra pertahanan, sebuah perubahan besar dari doktrin pasifis pasca-Perang Dunia II.

Perjanjian Kerja Sama Pertahanan

Perjanjian yang ditandatangani oleh Koizumi di Jakarta mencakup bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, latihan bersama, dan kerja sama maritim. Menurut Rico Ricardo Sirait, juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, perjanjian tersebut juga membuka peluang kerja sama dalam peralatan dan teknologi pertahanan.

Beberapa analis menyebut bahwa bahasa dalam perjanjian tersebut hampir pasti merujuk pada potensi pengadaan delapan fregat kelas Mogami oleh Indonesia dengan harga sekitar US$2,2 miliar. Selain itu, ada juga rencana pengadaan armada kapal selam bekas Jepang dalam kesepakatan yang masih dalam negosiasi.

Transfer Kapal Bekas Jepang ke Asia Tenggara

Laporan media Jepang menyebut bahwa Tokyo sedang mempertimbangkan transfer kapal angkatan laut yang telah dinonaktifkan seperti kapal perusak dan kapal selam ke negara-negara Asia Tenggara. Alfin Febrian Basundoro, dosen hubungan internasional di Universitas Airlangga Indonesia, mengatakan bahwa Indonesia melihat dukungan keamanan Jepang dengan hati-hati. Ini lebih didorong oleh keinginan RI agar bersikap otonom daripada mengambil sikap anti-China.

V.K. Parada, analis riset pertahanan yang sebelumnya bertugas di Angkatan Laut Filipina, mengatakan bahwa studi kelayakan tentang transfer kapal perusak kelas Abukuma ke negara Asia Tenggara telah dibahas sejak tahun lalu. Ia menambahkan bahwa Filipina kemungkinan besar akan menerima kapal selam kelas Soryu milik Jepang, yang akan dinonaktifkan pada akhir tahun 2020-an.

Dampak bagi Filipina dan Kekhawatiran Tiongkok

Bagi Filipina, perangkat keras bekas Jepang dapat membantu mengatasi kesenjangan kemampuan yang besar. Namun, Parada menekankan bahwa hal ini juga merupakan bagian dari respons terhadap agresi Tiongkok. Sebagai negara yang terlibat dalam sengketa teritorial aktif dengan Tiongkok di Laut Cina Selatan, Filipina harus memperkirakan gesekan dengan Beijing akan meningkat setelah transfer kapal-kapal Jepang.

Jepang dan AS sebelumnya telah berinvestasi besar-besaran dalam kapasitas militer dan penjaga pantai Filipina, memperkuat hubungan keamanan trilateral yang dipandang oleh Beijing dengan rasa tidak nyaman. Parada menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama pertahanan antara Jepang dan Filipina akan secara alami menimbulkan kritik dari Beijing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *