BMKG: Bogor-Sukabumi Waspadai Hujan Lebat 11-20 Mei

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi di Jawa Barat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai curah hujan tinggi yang akan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat. Berdasarkan prakiraan dari Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, sebagian besar wilayah di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor dan Sukabumi, berada dalam kondisi waspada selama periode dasarian kedua, yaitu 11-20 Mei 2026.

Menurut data yang dirilis, sekitar 73 persen wilayah Jawa Barat diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, yaitu antara 50-150 milimeter per dasarian. Wilayah-wilayah yang terkena dampak ini meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, sebagian Kabupaten Sukabumi bagian tengah hingga utara, Kota Sukabumi, serta mayoritas Kabupaten Cianjur kecuali bagian selatan dekat pesisir. Selain itu, daerah seperti Priangan Timur juga dipengaruhi, termasuk Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, Banjar, Kuningan, Majalengka, Sumedang, serta wilayah Bandung dan sekitarnya.

Di sisi lain, sebanyak 27 persen wilayah Jawa Barat diprediksi akan mengalami curah hujan rendah dengan intensitas 0-50 milimeter per dasarian. Wilayah tersebut mencakup sebagian besar Bekasi, Karawang, Subang bagian tengah hingga utara, serta mayoritas Indramayu dan bagian utara Cirebon. Dari pantauan BMKG, Desa Pusakanagara, Kabupaten Subang, menjadi daerah dengan hari tanpa hujan terlama, yaitu selama 17 hari.

BMKG memperkirakan beberapa dinamika atmosfer akan mendukung peningkatan suplai uap air serta pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat selama minggu pertama Mei 2026. Faktor-faktor pendukung tersebut antara lain suhu permukaan laut yang relatif hangat dan aktivitas gelombang atmosfer Kelvin di sebagian wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan prediksi cuaca, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi secara lokal dan durasi singkat pada beberapa hari berikut:

  • Senin, 11 Mei 2026: Wilayah seperti Kabupaten dan Kota Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Sumedang, Indramayu, Kuningan, Tasikmalaya, Banjar, dan Pangandaran.
  • Selasa, 12 Mei 2026: Wilayah seperti Bogor, Depok, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Kuningan, Garut, Banjar, dan Pangandaran.
  • Rabu, 13 Mei 2026: Wilayah seperti Bogor, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Majalengka, dan Kuningan.
  • Jumat, 15 Mei 2026: Wilayah seperti Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis.
  • Sabtu, 16 Mei 2026: Wilayah seperti Bogor, Sukabumi, dan Majalengka.
  • Minggu, 17 Mei 2026: Wilayah seperti Bekasi, Bogor, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Bandung Barat, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan Garut.

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang sangat mungkin terjadi jika tidak dilakukan antisipasi yang tepat.

Sebelumnya, hasil pemantauan BMKG menunjukkan bahwa curah hujan selama seminggu sebelumnya, yaitu 3-9 Mei 2026, tercatat cukup tinggi di beberapa wilayah seperti Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Barat, Bandung, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *