BMKG umumkan daftar wilayah NTT terdampak gelombang tinggi

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Wilayah Nusa Tenggara Timur

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan laporan terkait pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur. Secara umum, angin bergerak dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 25 knot. Pada hari Jumat, 26 Juni 2026, kondisi sipnotik menunjukkan bahwa kecepatan angin tertinggi terpantau di beberapa perairan penting seperti Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores – Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, serta Perairan Selatan Alor – Pantar dan Selat Sumba.

Selain itu, gelombang tinggi juga menjadi perhatian khusus di beberapa wilayah seperti Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor – Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo. Wilayah-wilayah ini memiliki potensi peningkatan tinggi gelombang laut yang perlu diwaspadai.

BMKG memperkirakan adanya gelombang kategori Sedang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah Perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada periode 26 hingga 29 Juni 2026. Berikut adalah daftar peringatan dini gelombang tinggi yang diberikan oleh BMKG:

Daftar Peringatan Dini Gelombang Tinggi

  1. Periode 26 – 27 Juni 2026, pukul 08.00 WITA. Gelombang tinggi diprediksi terjadi di beberapa wilayah seperti Selat Sape bagian selatan, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor – Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor – Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo.

  2. Periode 27 – 28 Juni 2026, sekira pukul 08.00 WITA. Gelombang tinggi akan melanda wilayah seperti Selat Sape bagian selatan, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Selat Sumba, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor – Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo.

  3. Periode 28 – 29 Juni 2026, pukul 08.00 WITA. Gelombang tinggi akan menghiasi wilayah seperti Selat Sape bagian selatan, Selat Flores – Lamakera, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor – Pantar, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Perairan Selatan Timor – Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo.

  4. Periode 28– 29 Juni 2026, sekira pukul 08.00 WITA. Gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di wilayah Perairan Selat Sumba bagian barat.

Dengan informasi ini, masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut di wilayah Nusa Tenggara Timur diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan cuaca serta informasi resmi dari BMKG. Kesiapan dan perencanaan yang baik sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas di perairan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *