Bupati M. Syukur Kominten Sejahterakan Masyarakat Lewat Bea Siswa Hingga Kesehatan Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Bangko, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat komitmen menyejahterakan masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Komitmen itu disampaikan Bupati Merangin M. Syukur saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling Subling di Masjid An-Nur, RT 20 Kelurahan Pematang Kandis, Jumat (7/8/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, jajaran Kepala OPD, tokoh agama, dan ratusan jamaah.
Dalam tausiah sekaligus dialog dengan jamaah, Bupati M. Syukur memaparkan sejumlah program unggulan daerah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Ada beberapa program yang mungkin bisa Bapak dan Ibu manfaatkan. Pertama, kita menyediakan program beasiswa untuk anak-anak kita. Kemudian ada Jamkesda yang sudah kita anggarkan sebanyak 20 ribu kuota jaminan kesehatan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain pendidikan dan kesehatan, Pemkab Merangin juga menyalurkan bantuan peralatan sekolah bagi keluarga prasejahtera. Bupati menegaskan pentingnya ketepatan sasaran agar bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.
“Ada juga bantuan peralatan sekolah. Walaupun jumlahnya terbatas, ini memang kami prioritaskan untuk masyarakat kita yang masuk kategori kurang mampu,” tambahnya.
Tidak hanya bantuan sosial, peningkatan kualitas layanan publik di bidang kesehatan juga menjadi prioritas. Bupati menyampaikan bahwa fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merangin saat ini telah mengalami modernisasi signifikan.
“Dalam hal infrastruktur kesehatan, kita terus melakukan pembenahan. Sekarang rumah sakit kita sudah dilengkapi fasilitas alat pemeriksaan jantung, layanan CT scan, hingga peralatan deteksi dini penyakit kanker,” tegasnya.
Menurut Bupati, modernisasi RSUD bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan lanjutan tanpa harus dirujuk keluar daerah. Dengan begitu, deteksi dini dan penanganan penyakit kritis bisa dilakukan lebih cepat.
Kegiatan Subling dinilai efektif sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum subuh ini, pemerintah dapat menyampaikan program secara langsung sekaligus mendengar aspirasi warga.
Bupati M. Syukur berharap sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat terus terjaga. Dengan begitu, program pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Merangin.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga Merangin yang tertinggal. Semua program ini kita desain untuk meringankan beban dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Bupati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *